PSK Sunan Kuning Belajar Nyoblos di Balai Kota

Warga binaan Lokalisasi Sunan Kuning dan Gambilangu mendapat sosialisasi coblosan di Balai Kota Semarang, Senin (23/11). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Warga binaan Lokalisasi Sunan Kuning dan Gambilangu mendapat sosialisasi coblosan di Balai Kota Semarang, Senin (23/11). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

 

METROSEMARANG.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang memberikan sosisalisasi mengenai agenda Pilwakot 2015 mendatang pada puluhan warga binaan di Sunan Kuning (SK), Gambilangu, anak jalanan dan para relawan demokrasi. Sosialisasi dilakukan di aula Balai Kota Semarang pada Senin (23/11) siang.

“Kami ingin mengidentifikasi siapa saja yang memiliki KTP Semarang yang nantinya akan memilih untuk Pilwakot Semarang. Kami juga memberikan sosialisasi kepada mereka yang tidak memilih di Semarang agar pada 9 Desember mendatang mereka bisa pulang ke daerah masing-masing untuk memilih,” terang Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono.

Henry menyebutkan, jumlah warga marginal tersebut memang tidak signifikan, namun tetap perlu diandalkan suaranya dalam Pilwakot. Hal ini dimaksudkan lantaran Pilwakot hanya berlangsung dalam satu kali putaran.

“Warga SK asli Semarang mungkin sekitar 150 orang dan di Gambilangu sekitar 80 orang. Itu data yang kami peroleh dari Dinas Sosial,” tukasnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.