PT KAI Siapkan 1,7 M untuk Pembebasan Lahan Polder Banger

Suprapto Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Suprapto
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Dalam pembangunan kolam retensi Polder Banger, PT KAI membenarkan bahwa aset miliknya yang berupa tanah masih ditempati sebanyak 88 rumah warga. Saat ini PT KAI tengah melakukan sosialisasi demi terbebasnya lahan yang akan digunakan Pemkot untuk pembangunan Polder Banger ini.

“Sampai saat ini sudah ada tiga yang sadar bahwa tempat tinggalnya berada di lahan milik PT KAI, sedangkan 85 sisanya masih dalam proses,” kata Manajer Humas PT KAI Daop IV, Suprapto ketika ditemui di Balai Kota Semarang, Senin (25/5) seusai rapat bersama Bappeda.

Dia menjelaskan, pembebasan lahan akan memakan dana internal PT KAI hingga Rp 1,7 miliar. Pihaknya sudah mempunyai SOP dimana pembayaran akan dilakukan kepada warga yang terdampak adalah penggantian bongkar lahan, bukan ganti rugi.

“Tanah itu milik PT KAI, jadi kami tidak akan membelinya lagi, hanya membayar untuk pembongkaran,” terang dia.

Menurut SOP dari PT KAI, biaya pengganti adalah Rp 250.000 per meter persegi untuk bangunan permanen. Sedangkan untuk bangunan semi permanen, PT KAI akan mengganti biaya pembongkarannya senilai Rp 200.000 per meter persegi. (ade)

You might also like

Comments are closed.