Puluhan Lapak Pedagang Dugderan Dibongkar Satpol PP

METROSEMARANG.COM – Satpol PP Kota Semarang membongkar puluhan lapak pedagang yang mremo dugderan di sisi barat Jalan Pemuda, Selasa (30/5). Lapak-lapak para pedagang yang masih berdiri dibongkar aparat penegak perda kemudian dimasukkan ke truk.

Penertiban lapak pedagang Dugderan di Jalan Pemuda, Selasa (30/5). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Sementara barang dagangan yang dijual seperti warak ngendok, mainan anak, dan aneka berkakas dari tanah liat diberikan ke pedagang kembali. Pedagang diminta berhenti berjualan karena sudah melebihi batas akhir waktu berjualan yang ditentukan yakni sampai 26 Mei 2017.

”Sesuai edaran Dinas Perdagangan tanggal 26 Mei 2017 adalah batas akhir untuk pedagang berjualan di even dugderan. Tapi masih banyak yang melanggar sehingga kami terpaksa melakukan penindakan,” ujar Kepala Satpol PP, Endro Pudyo Martanto.

Menurutnya batas akhir berjualan harus ditaati agar Jalan Pemuda yang separuh jalan ditutup bisa dibuka kembali. Pihaknya akan kembali melakukan penertiban di kawasan Jalan Agus Salim.

”Pedagang banyak yang minta diundur penertibannya karena kerepotan membawa barang dagangannya. Karena kebanyakan mereka berasal dari luar daerah. Tapi tidak bisa karena sudah diberikan toleransi. Barang dagangan kami kembalikan ke pedagang agar bisa dijual lagi,” ungkapnya.

Salah satu pedagang asal Klaten, Qolbi mengaku mendapat keuntungan besar selama berjualan pada even dugderan. Meski begitu dagangannya masih banyak sehingga dia kerepotan untuk membawa kembali ke daerah asalnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.