Puluhan PKL di Semarang Barat Dipaksa Angkat Kaki

Penertiban PKL di Semarang Barat, Rabu (2/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Penertiban PKL di Semarang Barat, Rabu (2/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

METROSEMARANG.COM – Puluhan pedagang kaki lima di sekitar Semarang Barat ditertibkan oleh Satpol PP Kota Semarang, Rabu (2/3). Pedagang yang kebanyakan berjualan di area trotoar mulai dari Kawasan Bandara International Ahmad Yani, Jalan Sudirman, Jalan Siliwangi, Pamularsih, serta depan Klenteng Sam Poo Kong terpaksa harus mengukuti dagangannya.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kota Semarang Kusnandir menuturkan, penertiban tersebut atas kerjasama dengan Kecamatan Semarang Barat. Keberadaan PKL, menurut Kusnandir, menjadikan kawasan tersebut terlihat kumuh dan dikhawatirkan dapat mengganggu saluran air saat musim penghujan

PKL yang ditertibkan pun bermacam-macam, mulai warung makan pinggir jalan, tukang tambal ban, penjual aksesoris sarung tangan dan kaca mata. “Ini melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang Nomor 11 Tahun 2000 Tentang Peraturan Keberadaan PKL,” tegas Kusnandir.

Kusnandir melanjutkan, penertiban paksa ini dilakukan lantaran para pedagang bandel berjualan di tempat yang dilarang. Padahal,  sebelumnya sudah diberitahu serta sosialisasi baik pihak kelurahan maupun petugas Satpol.

“Harapan dari penertiban ini agar pedagang tidak kembali lagi ke tempat berjualan tersebut, karena akan dibangun pedistrian (trotoar) baru,” katanya. (din)

You might also like

Comments are closed.