Puluhan Turis Asing Sudah Kunjungi Ekowisata Mangrove di Tapak

METROSEMARANG.COM – Sejak dibuka tahun 2015, ekowisata mangrove yang berada di Tapak Kelurahan Tugurejo Kecamatan Tugu semakin berkembang sebagai destinasi wisata. Jumlah kunjungan wisatawan semakin banyak tidak hanya dari nusantara tapi juga turis asing dari berbagai negara.

Kawasan mangrove di Tapak, Tugurejo. Pemkot Semarang mengusulkan agar Tapak dijadikan sebagai desa wisata. Foto: metrosemarang.com/dok

Tempat wisata ini menawarkan eksotisme alam yang lengkap dengan ekosistem flora dan faunanya yang khas. Juga memberikan edukasi dan pembelajaran serta pengalaman tentang tanaman mangrove.

Pengurus Ekowisata Mangrove Tugu, Rofik mengatakan, di bulan Mei ini saja sudah ada empat group atau  kelompok yang sudah memesan paket wisata berkunjung ke ekowisata mangrove. Setiap kelompok berjumlah rata-rata 20 orang.

‘’Sejak dibuka oleh Pokdarwis atau Kelompok Sadar Wisata Tapak tahun 2015 lalu sudah mampu menyedot wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun asing,’’ katanya, Minggu (7/5).

Menurutnya, sudah banyak wisatawan mancanegara yang juga mengunjungi ekowisata mangrove. Dari data yang tercatat sudah ada 30 lebih turis asing dari berbagai negara yang menginjakan kaki dan menanam mangrove. Tidak cuman negara tetangga tapi juga dari Eropa seperti Jerman, Swedia, Belanda dan lainnya.

‘’Kebanyakan para bule mancanegara itu ingin tahu mengenai proses pembelajaran tentang mangrove,’’ ujarnya.

Terdapat tiga paket wisata yang tersedia bagi wisatawan yang berkunjung di ekowisata mangrove. Rofik menjelaskan, yaitu paket wisata jelajah mangrove dan menanam mangrove, paket menyusuri sungai dengan panorama rindangnya tanaman mangrove, dan paket lengkap plus panen tangkap ikan.

Ekowisata mangrove Tapak pun saat ini juga sedang diusulkan menjadi sebagai desa wisata ke Pemkot Semarang. Jika sudah menjadi desa wisata unggulan maka pemkot akan melengkapi fasilitas lokasi wisata ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Masdiana Safitri membenarkan, ada empat tempat yang telah diajukan sebagai desa wisata baru tahun 2017 ini. Saat ini masih dalam proses verifikasi oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang.

Keempat tempat itu adalah Tapak Kelurahan Tugurejo Kecamatan Tugu, Kelurahan Jatirejo dan Cepoko di Kecamatan Gunungpati,dan Kelurahan Jatibarang di Kecamatan Mijen. (duh)

You might also like

Comments are closed.