Punya Rutilahu? Bisa Usul Diperbaiki ke Dinsos

METROSEMARANG.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang memfasilitasi warga yang rumahnya tidak layak huni (Rutilahu) untuk dilakukan perbaikan. Bagi warga yang rumahnya tidak layak huni dan ingin diperbaiki tinggal mengusulkan dengan syarat yang mudah.

Wali Kota Hendrar Prihadi meninjau program bedah rumah bersama TNI beberapa waktu lalu. Pemkot dan Kemensos menyiapkan program pembenahan Rutilahu di Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok

‘’Kota Semarang memiliki program pembenahan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) di Dinas Penataan Ruang. Dinsos akan mengusulkan kepada dinas terkait maupun Kementerian dan mengawalnya jika ada proyek perbaikan Rutilahu,’’ kata Sekretaris Dinsos Kota Semarang, Joko Rakito, Minggu (19/2).

Dijelaskan, warga Semarang yang memiliki rumah tidak layak huni dapat mengusulkan perbaikan huniannya tersebut. Sebab Pemkot memiliki dua program pembenahan rumah tidak layak huni yang ditangani oleh Dinsos. Yaitu, program dari Pemkot Semarang sendiri dan dari Kementerian Sosial RI.

Syaratnya mudah, yakni rumah harus milik sendiri, lantai tidak dikeramik, dan dinding hanya dari anyaman bambu. Namun dalam hal ini, kata Joko Rakito, Dinsos hanya berwenang sampai mengusulkan perbaikan dan verifikasi serta peninjauan lapangan. Sementara penentuan dapat bantuan perbaikan rumah atau tidak adalah Pemkot atau Kementerian.

‘’Bantuan perbaikan Rutilahu dari Kementerian Sosial RI mencapai sekitar Rp 15 juta. Sedangkan dari Pemkot pengerjaan perbaikan Rutilahu dilakukan oleh Dinas Penataan Ruang,’’ katanya.

Ditambahkan, perbaikan rumah tidak layak huni yang dilakukan dari Kementerian Sosial, tidak dibangun secara full bangunan permanen. Namun hanya dibangun semi permanen, dengan fasilitas ada MCK, lantai dipasang keramik, dan dinding ditembok setengah dan papan.  (duh)

You might also like

Comments are closed.