R Yuwanto: Tergila-gila Bonsai

R Yuwanto, mengoleksi ratusan jenis tanaman bonsai. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
R Yuwanto, mengoleksi ratusan jenis tanaman bonsai. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
RATUSAN koleksi bonsai sudah terpajang di rumah R Yuwanto. Sudah sejak 1982 dia sudah mulai memilih bonsai sebagai hobi. “Dari dulu saya memang sudah suka pada tanaman,” ujar pria asal Semarang ini.Diakuinya, pohon yang sulit untuk dibuat bonsai adalah beringin. Dia harus memperhatikan batang dan akar gantung agar bisa berbentuk sesuai yang diinginkan. Selain itu, untuk menunggu akar gantung tersebut juga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Tidak hanya membudidayakan, dia juga rajin mengikuti berbagai lomba tanaman kerdil ini. Bali, Jepara, Sragen dan tempat-tempat lain sudah pernah dia jelajahi untuk memburu hadiah.

Dalam menilai bonsai, ada beberapa kriteria yang harus dimiliki bonsai. “Akar, keserasian benrtuk cabang dan kematangan merupakan kriteria umum,” ujar pria yang juga Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) cabang Semarang.

Dia bahkan berencana untuk terbang ke Thailand untuk berburu bonsai di sana. “Harga normal untuk bonsai yang dia beli dan sudah mengikuti lomba rata-rata Rp 40 juta sampai Rp 100 juta. Kalau bonsai yang spesial bisa sampai miliaran rupiah,” kata dia. (ade)

You might also like

Comments are closed.