Ramai-ramai Berebut Restu Rois Syuriah NU

METROSEMARANG.COM – Pelaksanaan kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 dimanfaatkan oleh dua pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah untuk berebut simpati pada para tokoh Nahdliyin.

Cawagub bernomor urut 2, Ida Fauziyah saat sowan ke rumah Rois Syuriah PCNU Jepara, KH Ubaidillah Noor Umar di Donorejo Jepara. Foto: istimewa

Fakta tersebut terkuak tatkala calon wakil gubernur bernomor urut 2, Ida Fauziyah memilih mengunjungi kediaman Rois Syuriah PCNU Jepara, KH Ubaidillah Noor Umar, di Kelurahan Bandungharjo, Donorojo, Jepara, pada Kamis (22/3).

Ida mengaku sempat meminta didoakan agar bisa menjadi orang yang memberi manfaat bagi orang lain.

“Karena itu, salah satu program saya bersama Pak Sudirman Said adalah menurunkan angka kemiskinan di Jawa Tengah dari saat ini sekitar 12 persen menjadi 6 persen,” ungkap Ida, seperti dikutip dari keterangan resmi tim media pemenangan Sudirman-Ida.

Selain bersilaturahmi, Ida juga mohon doa sekaligus restu dalam pencalonannya pada Pilgub 27 Juni 2018 mendatang.

Kedatangan Ida Fauziyah ke Jepara disambut baik oleh Rois Syuriah PCNU Jepara, KH Ubaidillah Noor Umar.

Kyai Ubaid, sapaan ulama kharismatik tersebut mengatakan sosok yang bisa memberi manfaat akan menjadikannya orang baik. “Ini juga sesuai ajaran agama, sebaik-baik orang adalah mereka yang memberi manfaat bagi orang lain,” kata Kyai Ubaid.

Sesepuh NU di Bumi Kartini itu juga menuturkan jika pemimpin yang menyusahkan masyarakat, maka kehancuran menanti.

“Tentu hal ini, jangan sampai terjadi. Karena jabatan itu amanah, harusnya membawa maslahah,” sergahnya.

Tim media Sudirman-Ida menyebut silaturahmi antara keduanya berjalan cair.

Selain sowan ke Kyai Ubaid, Ida Fauziyah rupanya juga berkunjung ke sejumlah rumah para nyai. Tujuan pertamanya ke rumah Nyai Azizah Amin Sholeh. Azizah adalah istri almarhum KH Amin Sholeh, pengasuh Ponpes Hasyim Asyari, Bangsri.

Dalam kesempatan itu, Azizah bahkan turut mendoakan Ida mendapatkan yang terbaik dalam pencalonannya di Pilgub. “Yang pasti harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Seakan tak mau ketinggalan, calon wakil gubernur bernomor urut 1, Taj Yasin Maimoen juga berusaha mendapat restu dari rois syuriah NU. Namun, putra KH Maimoen Zubaer itu memilih datang jauh-jauh ke wilayah selatan Jateng untuk menemui KH Muhammad Jarir, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam dan KH Hasan Mustaqim di Cilacap.

Cawagub bernomor urut 1, Taj Yasin Maimoen ketika meminta restu di rumah KH Muhammad Jarir, Rois Syuriah MWC Sampang dan KH Hasan Mustaqim di Cilacap. Foto: istimewa

Tim media Ganjar-Yasin menuturkan, KH Muhammad Jarir merupakan Rois Syuriah MWC Sampang.

Dihadapan Kyai Jarir, Yasin ingin mendorong bergulirnya perda tentang pendidikan agama. Perda tersebut diperlukan untuk meningkatkan kapasitas pendidikan karakter.

Melalui perda tersebut, ia ingin berperan memperkuat pendidikan karakter yang sudah mulai berjalan. “Kalau soal pendidikan karakter, madrasah dan pondok pesantren sudah diakui,” terangnya.

Yasin berpendapat, pentingnya perda pendidikan agama karena sistem belajar di pendidikan formal sering bergonta-ganti. Ia berharap jika ada perda pendidikan agama, bisa jadi solusi untuk memperkuat karakter.

“Kemarin belum masuk prolegda, program legislatif daerah, semoga saat jadi eksekutif bisa kami dorong lagi,” akunya.

Sementara itu, KH Muhammad Jarir dan KH Hasan Mustaqim menyatakan akan mengajak saudara-saudaranya untuk mendukung Ganjar-Yasin. Keduanya berpandangan Ganjar-Yasin dianggap akan membawa suara NU. (far)

You might also like

Comments are closed.