Ratusan Gardu Listrik yang Tertimbun Longsor Mulai Diperbaiki

METROSEMARANG.COM – PLN Distribusi Jawa Tengah dan Yogyakarta mulai memperbaiki ratusan gardu listrik yang rusak akibat tertimbun material tanah longsor di Purworejo. Perbaikan dikerjakan secara menyeluruh setelah ditemukan 237 gardu yang padam pada Minggu (19/6) kemarin.

Pembersihan material longsor di Purworejo. Foto: metrosemarang.com/dok basarnas
Pembersihan material longsor di Purworejo. Foto: metrosemarang.com/dok basarnas

Audi Damal, Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi, PLN Distribusi Jawa Tengah dan Yogyakarta sempat menemukan beberapa gardu listrik yang terendam tanah, sehingga jaringan dipadamkan untuk menjamin keselamatan warga setempat.

“Di Purworejo, kita mendapati ada 43 gardu padam sehingga mengakibatjan 2.330 pelanggan terganggu pasokan listriknya. Ini dipicu pula karena terdapat tiang listrik yang hanyut terbawa material longsoran,” kata Audi saat dikontak metrosemarang.com, Selasa (21/6) malam.

Pada bagian lain, kata Audi, kerusakan instalasi listrik juga ditemukan di Kutoarjo. Walaupun cuma satu tiang yang roboh, tapi menurutnya di sana punya pelanggan yang terdampak pemadaman mencapai 7.102 jiwa. Untuk jumlah gardu yang padam ada sebanyak 237 unit sejak Minggu (19/6) dini hari hingga petang.

“Wilayah Banyumas total kerusakan jaringan yaitu tiga tiang beton, tujuh isolator pecah, dan beberapa konduktor JTR rusak,” jelasnya lagi.

Dengan mengerahkan pegawai yang berasal dari tiga rayon Purworejo, Kutoarjo dan Banyumas, ia berjanji saat ini mulai siaga memulihkan jaringan listrik di wilayah tersebut.

“Perbaikan dilakukan secara bertahap mulai Minggu (19/6) kemarin,” katanya.

Ia menambahkan sejauh ini pasokan listrik untuk wilayah Banjarnegara dan Kutoarjo kembali normal. Ketinggian banjir pun terpantau telah berangsur surut hingga aman untuk penyalaan jaringan.

“Tapi untuk Purworejo masih ada dua titik lokasi di Caok dan Donorati yang padam karena letak gardu terisolasi dan tertutupnya akses menuju lokasi tersebut sejauh 150 pelanggan dan Caok dengan jumlah padam 100 pelanggan,” cetusnya.

Petugas PLN tengah berupaya menjangkau aksea jalan menuju jaringan listrik yang terisolir tersebut. “Agar kita secepatnya bisa melakukan penormalan listrik,” tutupnya. (far)

You might also like

Comments are closed.