Ratusan Karya Jitet Koestana Bakal Digelar di Pusat Kartun Eropa

European Cartoon Center Kruishoutem

Sebagian besar karya yang dipamerkan di Eropa nantinya merupakan karya yang pernah beroleh penghargaan internasional

PRODUKTIFITAS kartunis senior Semarang, Jitet Koestana pada usianya yang sudah berkepala lima, tak surut. Dalam waktu dekat, ia bakal meramaikan panggung seni di Eropa. Tepatnya di European Cartoon Center (ECC) Kruishoutem, Belgia.

Mendengar Belgia disebut saja, sudah bisa ditebak ajang seperti apa yang dimasuki Jitet. Belgia merupakan negeri yang menjadi barometer kartun dunia. Siapa tak kenal Herge si pembuat Petualangan Tintin, Peyo pembuat The Smurf, dan Farquin pembuat Marsupilami juga Spirou et Fantasio? Mereka semua berasal dari Belgia. Lucky Luke buatan Morris? Ya, itu juga dari Belgia.

kartun semarang
Jitet Koestana di depan salah satu karya juaranya. (foto: dokumentasi)

Karya-karya Jitet sudah mendahuluinya sampai Belgia. Pendiri Gold Pencil Indonesia itu telah mengirimkan 147 karyanya. Jumlah itu melebihi permintaan penyelenggara yang hanya sebanyak 130.  Sementara, Jitet sendiri baru akan terbang ke Belgia pada 24 Januari 2019 mendatang.

Pameran akan berlangsung mulai 27 Januari hingga 14 April 2019. “Sebuah kehormatan buat saya bisa pameran di ECC. Saya tidak pernah membayangkan dapat undangan ini,” kata Jitet lewat siaran pers Gold Pencil Indonesia pada Rabu, 9 Januari 2019.

 

Undangan

Keikutsertaan Jitet dalam pameran bergengsi ini bermula ketika Jitet mendapat email dari manajemen ECC pada Oktober 2018 lalu. Rupanya ECC berminat untuk memamerkan karya-karya Jitet. Melalui email itu, pengelola ECC meminta Jitet untuk mengirimkan sejumlah karyanya.

kartun semarang
Jitet Koestana di ruang kerjanya. (foto: dokumentasi)

ECC sendiri merupakan pusat kartun di Eropa yang dibuka pada 2007. Tempat ini digadang -gadang menjadi surga bagi kartun, rumah bagi kartunis dan penggemar kartun. Selain menyelenggarakan kontes dua tahunan Euro Kartoenale, ECC juga membuka ruang untuk pameran tunggal, kuliah dan kegiatan yang relevan dengan seni kartun.

Jitet mengungkapkan, sebagian besar karya yang dipamerkan di Eropa nantinya merupakan karya yang pernah beroleh penghargaan internasional. Sedangkan Jitet, saat ini telah mengantongi sekurangnya 180 penghargaan kartun tingkat internasional. Yang terbaru, ia dinobatkan sebagai kartunis terbaik 2018 versi Cartoon Home Network International yang berbasis di Norwegia.

Kiprah Jitet dalam dunia kartun dan karikatur memang telah berlangsung puluhan tahun. Ia pernah bekerja sebagau pembuat karikatur untuk berbagai media cetak nasional. Diantaranya Kompas dan Jawa Pos. Belakangan, Jitet juga aktif dalam jejaring kartun internasional. Jitet merupakan salah satu pengurus Union of World Cartoonist (UWC), mewakili Indonesia.

Pada pameran di Belgia kali ini, Jitet bakal berduet dengan kartunis asal Portugal, Cristina Sampaio. Jitet juga bakal terlibat dalam penjurian Euro Kartoenale yang mengangkat tema “The Wall”. (*)

You might also like

Leave A Reply