Ratusan Orang Batal Ikuti Bela Negara di Magelang

Para peserta pelatihan bela negara bersiap diberangkatkan dari markas Kodim 0733/BS Semarang menuju Magelang, Rabu (21/10). Belakangan, pelatihan tersebut dibatalkan. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Para peserta pelatihan bela negara bersiap diberangkatkan dari markas Kodim 0733/BS Semarang menuju Magelang, Rabu (21/10). Belakangan, pelatihan tersebut dibatalkan. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

 

METROSEMARANG.COM – Ratusan peserta batal mengikuti rangkaian pelatihan bela negara di Rindam Kodam IV Diponegoro Magelang. Pembatalan secara serentak ini belum diketahui alasannya, padahal seluruh peserta sebelumnya telah berangkat ke Magelang pada hari ini, Rabu (21/10).

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) Kodam IV Diponegoro, Letkol Inf Zainul Bahar membenarkan ihwal pembatalan program bela negara tersebut. “Ya benar ada penundaan (program bela negara di Rindam Magelang),” kata Zainul.

Pelatihan bela negara, kata Zainul, sedianya akan diisi Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Jaswadi dan Mantan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta Menhan Ryamizard Ryacudu.

Tapi dengan kondisi ini, maka semua peserta dari 35 kabupaten/kota yang diberangkatkan dari Kodim dan Koramil harus pulang ke daerahnya masing-masing. Ia pun belum bersedia menjelaskan rinci faktor pembatalan bela negara yang diusulkan Menhan Ryamizard Ryakudu tersebut.

“Belum tahu sampai kapan ditunda karena saya tinggal menunggu instruksi komando saja,” urainya.

Informasi yang beredar, pembatalan yang mendadak itu membuat sejumlah peserta yang telanjur tiba di Magelang terpaksa balik kanan.

Menurutnya, program bela negara di Jawa Tengah sebelumnya diikuti 300 peserta lintas profesi di 35 kabupaten/kota. Peserta yang lolos seleksi fisik, usia dan kemampuan dasar berhak ikut bela negara. (far)

You might also like

Comments are closed.