Ratusan Warga Antre BBM Bersubsidi di SPBU Menoreh Raya

SEMARANG – Pasca ditetapkannya kenaikan harga BBM bersubsidi jenis Premium dan Solar pertanggal 18 November pukul 00.00 nanti, ribuan warga Semarang mulai menyerbu sejumlah SPBU yang tersebar di sudut kota Semarang. Hal itu menyebabkan antrean panjang kendaraan yang tak terelakan.

Seperti yang terjadi di SPBU Menoreh Sampangan, Semarang. Ratusan kendaraan yang terdiri dari kendaraan roda dua dan roda empat terlihat berbaris mengantre untuk mengisi BBM.

Bahkan antrean tersebut menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalan Menoreh Raya hingga Kretek Wesi Sampangan.

Danang Bagus (23), warga Perumahan Mendut Permai yang ikut serta dalam antrean tersebut mengaku,  terpaksa ikut mengantre lantaran masih ingin merasakan membeli BBM dengan harga yang biasa.

“Saya di sini sejak pukul 21.30 tadi. Meskipun mengantre,  ini yang terakhir saya mendapatkan bbm dengan harga Rp 6.500,” tutur Danang.

Hal senada juga dirasakan Vera Verdina (22). Ia mengaku kenaikan harga BBM kali ini sangat berimbas dengan pekerjaannya, mengingat profesinya sebagai seorang Marketing Medical Representatif.  ” Saya kerja di lapangan kesana kemari pasti selalu mengkonsumsi BBM. Saya sangat kecewa BBM kembali naik. Oleh karna itu sebelum naik saya isi full motor saya, ” ungkap warga Sawojajar Semarang.

Seperti yang diketahui, setelah diumumkan secara resmi oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo Senin (17/11) tadi, terhitung mulai Selasa (18/11) pukul 00.00 nanti BBM bersubsidi jenis Premium dipastikan naik menjadi 8500 rupiah perliter dan Solar 7500 per liter. (yas)

You might also like

Comments are closed.