Rawan Tergusur, PSIS Wajib Curi Poin di Medan

image
PSIS dituntut bisa mengamankan poin di kandang Pro Duta, sekaligus memastikan tiket 8 besar. Foto Metrosemarang/dok Liga Indonesia

SEMARANG – Kegagalan menambah poin saat tandang ke Cilacap, membuat posisi PSIS di puncak Grup J babak 16 besar Divisi Utama rawan digusur PSCS dan Pro Duta. Karenanya, Fauzan Fajri dkk wajib mencuri angka di kandang Pro Duta, kala kedua tim melakoni matchday 5, Sabtu (20/9) besok.

Kemenangan beruntun yang diukir Laskar Mahesa Jenar di tiga laga awal fase 16 besar, sempat memunculkan asa PSIS bakal lolos dengan mudah ke perempatfinal. Tapi, laju anak asuh Eko Riyadi harus terhenti di kandang PSCS Cilacap. Bukan saja takluk 1-3, kekalahan itu juga memakan korban sejumlah pilar PSIS yang terkapar dihajar cedera.

Setelah melakoni empat pertandingan, posisi PSIS memang belum tergoyahkan di puncak klasemen dengan koleksi 9 angka. Namun, tim Kota Lumpia mulai didekati Pro Duta dan PSCS yang sama-sama mengantongi enam angka.

Persaingan di Grup J bakal semakin panas, jika Persikabo bisa melibas PSCS di Bogor dan PSIS tumbang di kandang Pro Duta. Jika skenario itu yang terjadi, poin PSIS bakal sama dengan Laskar Kuda Pegassus. Sedangkan, Persikabo dan PSCS sama-sama mengoleksi enam angka.

“Kami harus bisa ambil poin di Medan, sekaligus memastikan satu tempat di 8 besar. Kekalahan di Cilacap menjadi bahan evaluasi untuk membenahi kekurangan tim,” kata Wahyu ‘Liluk’ Winarto, Manajer Tim PSIS.

Jika PSIS sampai kalah di Medan, tekanan untuk Fauzan Fajri cs bakal semakin berat saat melakoni laga hidup mati kontra Persikabo, 24 September mendatang. Dengan asumsi, Laskar Pajajaran–julukan Persikabo–bisa mengamankan tiga angka dari Cilacap, mereka tentunya akan habis-habisan mencuri kemenangan atas Mahesa Jenar.

Masalahnya, ambisi PSIS mencuri poin di rumah Pro Duta diganggu kondisi skuad yang tidak komplit. Safrudin Tahar dan Franky hampir dipastikan menepi karena cedera, sedangkan Anam Sahrul terkena akumulasi kartu.

Ronald Fagundez pun tak bisa leluasa bermain. Gelandang Uruguay ini harus berhati-hati, karena sudah mengantongi dua kartu kuning. Satu kartu lagi, dia harus melewatkan laga pamungkas kontra Persikabo.

“Untuk mengamankan minimal satu poin di Medan memang banyak risiko yang harus kami ambil. Apapun kondisinya, kami sudah siap. Kami tak mau berandai-andai dulu sebelum pertandingan selesai. Yang jelas, kami akan berusaha secepatnya berada di 8 besar,” tutur Direktur Teknik Setyo Agung Nugroho. (*)

You might also like

Comments are closed.