Razia saat Long Weekend, Satpol PP Jaring 10 Gepeng

METROSEMARANG.COM – Long weekend di awal Mei ini tak membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang berleha-leha. Instansi pimpinan Endro tersebut tetap menggelar operasi penertiban dan penegakan perda. Hasilnya, 10 gelandangan dan pengemis (gepeng) berhasil diamankan.

Kepala Bidang Trantibum Satpol PP Kusnandir mengungkapkan, razia dilakukan pada Kamis (5/5) malam. Sepuluh gepeng itu kemudian digelandang ke kantor Satpol PP untuk didata dan dilakukan pembinaan.

Gelandangan dan pengemis yang diamankan Satpol PP. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Gelandangan dan pengemis yang diamankan Satpol PP. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

“Dalam razia PGOT, kami menertibkan pengelap kaca mobil, pengamen jathilan. Mereka mengira hari libur petugas tidak ke lapangan, makanya mereka tetap ngamen dan ngelap kaca,” kata Kusnandir kepada metrosemarang.com.

Satpol PP melakukan razia di beberapa titik di Kota Semarang, mulai dari kawasan lampu merah Kalibanteng, jembatan besi Pleret, lampu merah perempatan Polda, dan lampu merah Jalan Ahmad Yani.

“Petugas sempat kejar kejaran dengan mereka. Yang tertangkap langsung dibawa ke markas Satpol PP dan disita alat-alat kerjanya seperti baju jathilan, alat musik dan sulak, orang tuanya juga kita panggil ke Satpol,” imbuh Kusnandir.

Menurut dia, para gepeng tersebut melanggar Perda No 5 tahun 2014 tentang PGOT. Selain itu, keberadaan mereka mengganggu keteriban umum dan kerap dikeluhkan oleh masyarakat. (din)

You might also like

Comments are closed.