Rekannya Terjerat Kasus Hukum, Pejabat Pemkot Gelar Doa Bersama

Sejumlah PNS di lingkungan Balai Kota Semarang menggelar doa bersama untuk rekan-rekannya yang saat ini terjerat masalah hukum. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Sejumlah PNS di lingkungan Balai Kota Semarang menggelar doa bersama untuk rekan-rekannya yang saat ini terjerat masalah hukum. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Semarang melakukan doa bersama di halaman Kantor Sekretariat Pemerintahan Kota Semarang sebagai bentuk dukungan moril serta solidaritas untuk rekan-rekannya yang terjerat kasus hukum.

“Doa ini kami gelar untuk keseluruhan rekan-rekan PNS yang terjerat hukum wabil khusus untuk teman seangkatan kami, Pak Rosyid Hudoyo,” kata Sekretaris Bappeda Kota Semarang Purnomo, Senin (31/8).

Selain itu, doa ini dijadikan sarana untuk lebih mawas diri dan lebih dapat profesional dalam bekerja melayani masyarakat.

Sementara di lokasi yang sama, Kabid Perencanaan Pembangunan Bappeda M Farchan dalam doanya memberikan dukungan pada rekannya Rosyid yang merupakan satu angkatan dengannya di Teknik Sipil Undip. Dia berharap, yang bersangkutan tetap kuat dalam menghadapi cobaan ini.

Farchan enggan mencampuri urusan hukum yang pada kasus Rosyid Hudoyo. Dia juga sama sekali tidak ingin mengomentari persoalan hukum yang menimpa sahabatnya tersebut.

“Ini hanya gerakan dukungan moral saja. Semoga musibah ini menjadi momentum evaluasi diri para pejabat di Pemkot agar lebih profesional,” tukasnya.

Rosyid Hudoyo yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas PSDA-ESDM Kota Semarang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Kolam Retensi Muktiharjo Kidul dan sudah dijebloskan ke penjara sejak 27 Agustus 2015. Dia menyusul atasannya, Nugroho Joko Purwanto yang lebih dulu ditahan atas kasus yang sama. (ade)

You might also like

Comments are closed.