Rekening Anggota TNI Dibobol, Rp 8 Juta Melayang

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Setelah aksi pembobolan rekening bank milik nasabah BRI yang juga anggota polisi bernama Yuhdi beberapa waktu yang lalu, kini giliran  seorang anggota TNI bernama  Andik Triayuli (29) yang harus mengalami nasib serupa.

Warga Yon Arhanudse 15 RT 3 RW 10 Kelurahan Jatingaleh, Kecamatan Candisari Kota Semarang itu harus rela, saldo rekening yang tersimpan di Bank BRI berkurang Rp 8.650.000.

“Saya tidak merasa melakukan transfer, Tiba-tiba saldo di rekening milik saya berkurang Rp 8.650.000,” kata Andik saat melapor kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, kemarin.

Menurut laporannya kepada petugas, dugaan pembobolan rekening tersebut sebenarnya telah diketahui bulan April 2015 lalu saat hendak melakukan print out di kantor BRI Jangli Semarang.

“Saya meminta print out. Di situ tertera telah terjadi proses transfer senilai Rp 8.650.000, ke rekening Bank Mandiri dengan nomor rekening 801536796 an YYS AIR -SDIT QO. Saya bingung,” imbuhnya.

Ia sempat meminta penjelasan kepada pihak BRI Patimura. Namun pihak BRI hanya menjelaskan bahwa korban melakukan transfer ke rekening tersebut.

Ingin uangnya kembali, berbekal barang bukti print out dari BRI Jalan Patimura Semarang tertanggal 22 April 2015,  Andik mantap membawa kasus tersebut ke ranah hukum, yakni dengan melapor ke Mapolrestabes Semarang pada Senin 1 Juni 2015 sekitar pukul 10.30. (yas)

You might also like

Comments are closed.