Residivis Duel di Mberok, Dodi Terkapar Disabet Pisau

pembunuhan

SEMARANG – Dua residivis terlibat duel di kawasan Mberok, Jumat (7/11) dinihari. Dalam perkelahian itu, Dodi (25) warga Layur Semarang Utara, harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditikam menggunakan pisau oleh A (16). Akibatnya, korban harus mendapat tujuh jahitan di kepalanya.

Kedua warga Layur itu sebelumnya sempat terlibat cekcok di warung angkringan kawasan Mberok, Semarang Tengah. Tak puas cekcok mulut, mereka beradu fisik dan terlibat baku pukul. Diduga lantaran terdesak, A mengambil pisau di warung dan langsung disabetkan ke kepala Dodi.

Setelah itu, dia langsung ngeloyor pergi meninggalkan korban yang bersimbah darah. Remaja itu akhirnya berhasil diringkus tim Reskrim Polsek Semarang Tengah, beberapa jam setelah kejadian. A ditangkap saat keluar dari sebuah room karaoke.

Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah Iptu Tri Agung mengatakan, dugaan sementara motif penganiayaan tersebut dilatarbelakangi dendam. “Motifnya diduga dendam. Tapi, tak tertutup ada motif lainnya, kami masih terus mendalami,” katanya.

Berdasarkan pengakuan A, dirinya tega menganiaya Dodi lantaran masih memendam dendam ketika keduanya sama-sama menghuni Lapas Klas IA Kedungpane Semarang. Menurut dia, ketika berada di dalam sel, Dodi kerap mengolok-olok dirinya, bahkan juga melakukan pemukulan. “Spontan saja, pas ketemu di warung terus ngajak berantem,” katanya. (*)

You might also like

Comments are closed.