Resmob Polrestabes Semarang Tangkap Jambret Jalanan

 

SEMARANG – Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang telah berhasil menggulung dua jabret jalanan yang melalang di kota Semarang. Kedua jambret Bagas(21) dan Ogi alias Boneng(22) .

Kedua jambret ini  sedikitnya  sudah melakukan 38 aksi kejahatan itu diringkus dalam waktu dan tempat berbeda di Semarang. Keduanya berhasil dilumpuhkan  dengan tembakan pada bagian kaki.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Indra Mardiana, Rabu(31/3) pada gelar kasus dengan menghadirkan dua tersangka menegaskan bila pelaku kejahatan tidak mengindahkan peringatan atau mencoba melawan, maka akan dilakukan tindakan tegas terukur.

“Kami ingatkan kepada para pelaku kejahatan lainnya di Semarang untuk tidak membuat resah karena kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas terukur”, tegas AKBP Indra Mardiana ,

Kedua tersangka Bagas warga Perum Puri Asri Pringgondani, Bangetayu Wetan, Semarang dan Ogi alias Boneng penduduk Gebang Anom Raya, Genuk, Semarang dihadirkan dalam acara gelar kasus di Mapolrestabes,jalan dr Sutomo Semarang. Kaki keduanya yang mengalami luka tembak masih tampak di perban dan berjalannya agak pincang.

Menurut keterangan ulah Bagas dan Ogi yang selalu berboncengan motor cukup meresahkan masyarakat. Mereka dalam aksinya selalu berhadapan dengan korbannya.Sedikitnya ada 38 korban. Bahkan, ada korban tidak saja mengalami kerugian materi, tetapi ada juga yang terluka akibat jatuh bersama motornya.

Salah satu korbannya, Meri Andriyani (26) warga Dadapsari,  Semarang Utara. Ia pada 27 Februari lalu mengendarai motor ketika lewat jalan Imam Bonjol, dekat kantor pegadaian Semarang tiba tiba dikejutkan ulah dua pelaku berboncengan motor merampas tas berisi sejumlah uang dan ponsel.
Korban Meri atas nasib.menimpanya tidak tingggal diam mencoba mengejar motor pelaku.Kejar kejaran tidak terhindarkan.

Namun, nasib jelek menimpa Meri yang bertubuh gemuk. Ia terjatuh dan sempat terseret. Kedua pelaku bebas melenggang melarikan diri. Korban yang mengalami luka terutama pada kaki kanan dan dijahit atas nasib menimpanya tidak terima lapor polisi.

Tim Resmob Polrestabes Semarang dipimpin Kanit Resmob Iptu Reza Arif Hadafi atas laporan korban terus bergerak memburu pelaku. Usaha yang tidak mengenal waktu telah membuahkan hasil.Tersangka Bagas dibekuk di rumahnya Perum Puri Asri Pringgondani, Bangetayu Wetan, Semarang dan Ogi alias Boneng dibekuk tidak jauh dari rumahnya Gebang Anom Raya, Genuk, Semarang.

Kasat Reskrim menyebutkan dari hasil pemeriksaan sementara pelaku mengaku barang barang hasil kejahatan,seperti ponsel dijual lewat mensos dengan akun palsu. Dengan dibekuknya kedua alap alap jalanan itu pihaknya masih mendalami kasusnya. Sebab, tidak menarik kemungkinan masih ada pelaku lain. Tersangka Bagas dan Ogi atas ulahnya dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun.(ono)

Comments are closed.