Romantisme Malam dalam Sajak Purnama Teater Metafisis

Aning Purwa berbagi romantisme dalam 'Sajak Purnama' Teater Metafisis. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Aning Purwa berbagi romantisme dalam ‘Sajak Purnama’ Teater Metafisis. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Menjadi malam romantis bagi Teater Metafisis saat bulan purnama tiba. Momentum yang hanya datang satu bulan sekali itupun lazim disambut dengan pagelaran bertajuk ‘Sajak Purnama’.

Begitu juga pada Sabtu (2/5) malam, teater yang bernaung di Fakultas Ushuludin (FU) UIN Walisongo tersebut kembali menyambut bulan purnama dengan menggelar Sajak Purnama yang ke 7. Dengan beralaskan karpet dan diterangi lighting secukupnya, acara yang digelar di pelataran Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) FU tersebut terkesan romantis.

Acara yang dibuka untuk umum tersebut dihadiri sejumlah sastrawan muda dari mahasiswa UIN Walisongo dan Unnes. Para tamu secara bergiliran membacakan sajak-sajak puisinya di panggung.

Tak luput beberapa alumni Teater Metafisis juga menghadiri acara ini. Begitu juga salah satu seniman ternama Magelang Aning Purwa yang ikut berbagi romantisme melalui sajak puisi dan tembang jawanya.

“Acara Sajak Purnama ini sebagai wadah bagi anggota kami yang berniat menggeluti dunia sastra. Namun bagi siapa saja yang mau nimbrung dalam acara ini juga gak apa-apa, kita belajar bareng,” ucap Lurah Teater Metafisis Yazid Mubarok kepada metrosemarang.com di sela-sela acara.

Ia menambahkan, rencananya beberapa puisi yang sudah dibacakan oleh para tamu akan dikumpulkan dan dibuat antalogi puisi. Sementara ini yang sudah terkumpul sekitar 70 puisi.

“Setiap Sajak Purnama puisi-puisi yang dibacakan akan kami kumpulkan. Nanti rencananya antologi puisi akan diterbitkan di akhir periode kepengurusan ini,” tambah Yazid.

Acara yang berlangsung sekitar tiga jam itu ditutup dengan dialog yang disampaikan Day Milovich selaku alumni Teater Metafisis. Diharapkan acara sastra seperti Sajak Purnama bisa lebih baik dan bukan hanya pembacaan puisi saja, melainkan perlu disisipi dengan diskusi seputar sastra. (ans)

You might also like

Comments are closed.