Romo Kendar Ingatkan Kerahiman dan Kesucian di Misa Natal Katedral

Prosesi Misa Natal di Gereja Katedral Semarang, Kamis (24/12) petang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Prosesi Misa Natal di Gereja Katedral Semarang, Kamis (24/12) petang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

METROSEMARANG.COM – Misa Natal di Gereja Katedral Sub Tutela Matris Jalan Dr Sutomo, Semarang hingga malam ini, Kamis (24/12), berlangsung khidmat. Romo Fransiskus Xaverius Sukendar Wignyosumarta yang memimpin misa Natal tersebut menekankan kepada ribuan jemaatnya yang hadir agar tetap membangun dialog dengan agama-agama ‘langit’ di tengah kondisi yang terjadi saat ini.

“Bahkan dikatakan Paus Gereja, kita harus terjebak dalam kerahiman dan kesucian. Upaya kita harus menampilkan wajah kerahiman Bapa. Kerahiman ini ada pula di Islam dan Yahudi dan kita diajak membangun dialog dengan agama-agama Samawi itu dengan cara komprehensif,” kata Romo Kendar, yang juga menjabat sebagai Vikjend Keuskupan Agung Semarang.

Romo Sukendar lantas mengisahkan kerahiman yang muncul sebagaimana dilukiskan oleh penulis Injil Lucas tatkala Yesus dilahirkan di kandang dan terbalut kain di tubuhnya. “Dia sungguh hadir dalam kerahiman kita,” sambungnya.

Menariknya, saat berkhotbah Romo Kendar juga mengingatkan kepada ribuan umat Kristiani dimana kerahiman juga ditemukan di saat Pulau Kalimantan dan Sumatera masih diselimuti asap dan kabut. Alam pun seolah ingin menampilkan Yesus dalam keadaan tersebut.

“Maka dari sana mengalir perayaan kita dengan ketap ketip lampu itu dan dominasi suasana itu. Bagaimana kita masing-masing dalam merayakan Natal ini di kesungguhan alam yang mencintai manusia,” ucap Romo Sukendar lagi.

Saat ini, lantunan doa umat Kristiani dalam misa Natal di Gereja Katedral Sub Tutela Matris masih berlangsung aman dan khidmat. Metrosemarang.com memantau ada sejumlah petugas kepolisian dan aparat TNI yang tetap memperketat penjagaan di areal gereja.

Setiap petugas ditempatkan di sudut-sudut keramaian umum untuk mewaspadai hal-hal yang buruk. Pengawasan ketat juga diberlakukan terhadap jemaat gereja yang akan memasuki area misa. Mereka juga diwajibkan menjalani pemeriksaan dengan menggunakan metal detector. (far)

You might also like

Comments are closed.