RSUD Tugurejo Adakan Pelatihan Penanganan Korban Kecelakaan

METROSEMARANG.COM – RSUD Tugurejo kembali memberikan pendidikan kemasyarakatan kepada ibu-ibu PKK wilayah Semarang Barat dan Kendal, Sabtu (19/3). Kali ini, para peserta diajarkan cara penanganan korban kecelakaan sebelum dibawa ke rumah sakit.

Peserta dibagi menjadi empat kelompok sesuai dengan tahapan penanganan korban kecelakaan. Untuk penanganan korban, peserta diberi empat materi tahapan. Antara lain stage 1 initial assement (pengkajian) yang menyangkut analisis keamanan penolong, lingkungan, dan korban. Stage 2 bantuan hidup dasar (BHD) yakni cara memberikan napas buatan.

Pelatihan penanganan pertama pada korban kecelakaan di RSUD Tugurejo, Sabtu (19/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Pelatihan penanganan pertama pada korban kecelakaan di RSUD Tugurejo, Sabtu (19/3). Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Stage 3 fixasi dan pendarahan, yakni cara penanganan korban luka luar maupun dalam, seperti pendarahan dan patah tulang. Stage 4 transportasi yakni cara membawa korban ke dalam kendaraan untuk penanganan lebih lanjut di rumah sakit.

Lili Setyo Pribadi salah satu tenaga medis bagian keperawatan dan juga pendamping peserta mengatakan, pelatihan ini untuk membekali masyarakat agar bisa menangani korban sebelum dibawa ke rumah sakit secara benar. “Misalnya ada kecelakaan di jalan, jika salah dalam penanganannya, maka akan semakin parah ketika sampai rumah sakit,” katanya di sela-sela pendampingan.

Sementara itu, panitia acara Endang Dwiningsih mengungkapkan, program yang rutin dilakukan setiap tahun ini merupakan program promosi kesehatan rumah sakit (PKRS) dari RSUD Tugurejo. “Intinya kita punya kewajiban memberikan pelayan, edukasi kepada masyarakat agar bisa memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan pra rumah sakit,” kata Endang.

Salah satu peserta dari PKK Kelurahan Tambakaji Novi Inayah mengaku sangat terbantu dengan pelatihan yang ia ikuti. Dirinya tak hanya mendapatkan teori, tetapi langsung dipraktikkan didampingi dengan pendamping tenaga medis dari RSUD Tugurejo.

“Nanti akan saya ajarkan kepada teman-teman PKK kelurahan Tambak Aji, ini pengalaman pertama saya ikut pelatihan,” katanya. (din)

You might also like

Comments are closed.