RSUD Wongsonegoro Tak Khawatir Stok Darah PMI Menipis

METROSEMARANG.COM – RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang membutuhkan setiap bulannya rata-rata hingga 600-700 kantong darah. Namun, pihak rumah sakit tidak khawatir dengan stok darah di Unit Transfusi Darah PMI Kota Semarang yang menipis pascalebaran.

Direktur RSUD Wongsonegoro, Susi Herawati. Foto: metrosemarang.com/dok

‘’Informasinya stok darah di PMI Kota Semarang saat ini memang menipis. Meski mengandalkan kiriman dari PMI, hingga saat ini kami tidak sampai kekurangan kantong darah ketika pasien membutuhkan,’’ ujar Kepala RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati, Minggu (9/7).

Saat ini bank darah yang dimiliki rumah sakitnya, menurutnya masih mencukupi kebutuhan pasien yang membutuhkan darah.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Widoyono mengatakan, stok darah di PMI Kota Semarang menipis karena banyak permintaan darah resipien kepada PMI. Namun, sampai saat ini dirinya belum mengecek langsung ke PMI terkait kebutuhan stok darah.

‘’Kalau rata-rata permintaan darah kepada PMI Kota Semarang per bulannya bisa mencapai 10.000 hingga 11.000 kantong darah,’’ terangnya.

Terkait stok darah, pihaknya siap memfasilitasi PMI untuk melaksanakan kampanye sadar donor darah yang bisa dilaksanakan secara serentak. Donor darah memiliki manfaat bagi orang yang mendonorkan darahnya.

Seperti menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah hingga memperpanjang usia. Secara sosial darah yang disumbangkan juga membantu menyelamatkan nyawa orang lain. (duh)

You might also like

Comments are closed.