Rukan Puryadi: Gencar Promosikan Jamu Tradisional Instan

Rukan Puryadi Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha
Rukan Puryadi
Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha

BERKEMBANG bukan berubah, itulah yang ingin disampaikan Ruyan Puryadi (43), Ketua RW 08 Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen, kepada warganya. Dia ingin warga setempat terus berinovasi mengembangkan produk jamu tradisional.

Menurutnya, RW yang memiliki warga rata-rata penjual dan produksi jamu gendong sejak tahun 1985 itu tidak mandek pada produk jamu gendong. Ia ingin mengajak warganya untuk mengolah bahan jamu yang ada menjadi jamu instan herbal (jamu kemasan), sehingga bisa lebih tahan lama.

“Kampung Wonolopo semakin hari semakin ramai. Kami tak ingin pengunjung hanya bisa menikmati jamu di sini, tapi juga di rumah. Jadi saya punya gagasan membuat jamu instan herbal, tanpa bermaksud menghilangkan jamu gendong,” beber Puryadi.

Selama tiga bulan terakhir, ayah dengan tiga anak itu mensosialisasikan program jamu kemasannya kepada warga. Meski mengalami pro dan kontra, Puryadi mengaku tak akan lelah dengan programnya.

Kini, ia bersama Mariam, istrinya dan beberapa warga mulai memproduksi jamu kemasan. Sasaran  produknya lebih ke pekerja dan wanita, dengan harga satu sachet Rp 9 ribu. “Berkunjung ke Wonolopo tidak lengkap kalau belum mencicipi jamu gendong,” tambahnya sambil tersenyum. (ans)

 

You might also like

Comments are closed.