Rumah Apung di Tambaklorok Ditargetkan Rampung Juli 2016

METROSEMARANG.COM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia dan Bappeda Kota Semarang, mulai mensosialisasikan rencana pembangunan pilot project rumah apung yang akan dibangun di Kampung Bahari Tambaklorok Semarang.

Bobby Prabowo selaku perwakilan dari Kementerian PU mengatakan, rumah apung tersebut dinilai cocok untuk pemukiman di lahan ekstrem, seperti di Tambaklorok yang tiap tahun mengalami masalah rob.

Kampung terapung akan dibangun di Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Kampung terapung akan dibangun di Tambaklorok, Kecamatan Semarang Utara. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Kabid Perencanaan Bappeda Kota Semarang, M Farchan mengatakan, pembangunan rumah apung adalah bagian dari rencana penataan kawasan Tambaklorok. Dengan pembangunan rumah apung sebagai contoh di Tambaklorok, ke depannya warga bisa mengadopsi bagaimana model pembangunan rumah apung tersebut.

“Rumah apung ini pilot project di Tambaklorok dan baru pertama kali diperkenalkan di Indonesia. Desain seperti ini pernah dibuat di Belanda, dan di Asia pernah diadopsi di Jepang. Semarang mengadopsinya lagi, karena dinilai cocok untuk pengembangan Kampung Bahari Tambaklorok,” katanya, Senin (9/5).

Rencananya pembangunan akan dimulai Juni mendatang dan akan rampung pada Juli mendatang. “Nanti juga akan ada workshop dan penjelasan cara pembuatan rumah apung. Sehingga warga bisa membangunnya untuk konsep pemukiman di sana,” jelasnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.