Rumah Tertimbun Longsor, Tias Terpaksa Tidur di Tenda

Timbunan longsor menutup bagian belakang rumah warga di Perum Bukit Menjangan Asri. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha
Timbunan longsor menutup bagian belakang rumah warga di Perum Bukit Menjangan Asri. Foto: metrosemarang.com/achmad nurseha

SEMARANG – Korban longsor di Perum Bukit Menjangan Asri RT 13 RW 2 Kelurahan Kalipancur, Ngaliyan terpaksa mendirikan tenda untuk tempat tinggal sementara. Rumah dinas di Kelurahan Kalipancur yang disediakan tidak cukup menampung warga yang rumahnya terkena longsor pada Selasa (5/5) dinihari.

“Semua korban tidak bisa tinggal di rumah dinas, karena rumahnya hanya satu dan kecil. Yang sudah menempati sementara ini Bapak Iswanto,” kata Tias Ningsih, salah seorang warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah.

Pihak Kelurahan Kalipancur sebenarnya memang menyiapkan rumah dinas sebagai hunian sementara para korban. Namun, rumah tersebut terlalu kecil. Sementara ada delapan kepala keluarga yang terkenda dampak longsor.

Tias dan keluarganya memilih bertahan di rumah mereka. “Kalau saya bersama empat anak saya sejak tadi malam hanya mendirikan tenda di depan rumah. Rencananya nanti malam juga tidur di depan rumah. Kalau besok belum tahu mau bagaimana,” katanya.

Sejauh ini, pihak kelurahan setempat juga telah memberikan bantuan sederhana berupa nasi bungkus dan beberapa sembako, seperti gula, mie instan, dan minyak goreng kepada para korban.

Diceritakan Tias, longsor kali pertama menimpa rumah Andi Nugroho, yang bersebelahan dengan tempat tinggalnya. Sekitar pukul 00.15, rumah tersebut mengalami kelongsoran pada halaman belakang.

Longsor merembet ke rumah Tias sekitar 5 menit setelahnya. Kemudian longsor terjadi lagi di dua rumah di samping kanan rumah Tias sekitar pukul 04.00 WIB. “Senin malam jam 21.00 sebenarnya saya sudah mendengar suara reruntuhan tanah. Kemudian saya melihat kayu penyangga asbes di dapur lepas. Pikir saya mau dibenerin esok hari, eh malah malamnya longsor,” kata Tias.

Polsek Ngaliyan juga sudah melakukan pendataan rumah yang mengalami kerusakan akibat longsor yang merupakan kali kelima terjadi di wilayah tersebut. Koramil Ngaliyan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga membantu mengevakuasi barang-barang berharga para korban. (ans)

You might also like

Comments are closed.