Rusdiana: Beras Sintetis Bukan dari Petani

WP Rusdiana Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
WP Rusdiana
Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, WP. Rusdiana yakin bahwa peredaran beras plastik atau sintetis bukan ulah dari petani. Dia juga menyatakan, saat ini di Semarang belum ditemukan beras sintetis tersebut. Namun pihaknya akan mulai gencar melakukan peninjauan lapangan lantaran isu ini cukup membuat masyarakat gusar.

“Kalau petani tidak mungkin. Soalnya sampai saat ini Jawa Tengah masih swasembada pangan. Jawa tengah meraih peringkat empat nasional dalam penyedia beras se-Indonesia, terutama daerah Grobogan, Sragen , Brebes dan Pati mengalami peningkatan luas lahan pertanian yang dirasa cukup memenuhi kebutuhan,” paparnya, ditemui di Balai Kota, Rabu (20/5).

Untuk membedakan beras asli dan palsu, Rusdiana masih menunggu hasil lab dari pusat. Jika dengan kasat mata, lanjut dia, akan sangat susah. Terlebih lagi jika sudah tercampur dengan beras asli dalam satu wadah.

Menurutnya, pengecekan lapangan dan peredaran beras di Kota Semarang adalah tanggung jawab dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang. “Tugas dari Dinas Pertanian hanya sebatas memantau tanaman yang ada dari para petani,” kata dia.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan Disperindag Kota Semarang untuk melakukan peninjauan lapangan. (ade)

You might also like

Comments are closed.