Safeguard Diperpanjang, Industri Baja Terdongkrak

METROSEMARANG.COM – Indonesia Zinc Aluminum Steel Industry (IZASI) mengapresiasi keputusan pemerintah yang telah menyetujui perpanjangan Safeguard yang mulai efektif 4 Oktober 2017. Diketahui, baja sebagai salah satu industri strategis, dilihat dari peningkatan pertumbuhan industri baja pada 10 tahun terakhir ini.

Foto: istimewa

Menurut Direktur Eksekutif IZASI, Rhea Sianipar, pada 2016 permintaan terhadap baja lapis berkisar 1,3 juta ton, dan khusus untuk segmen konstruksi sebanyak 789,244 ton dan saat ini kapasitas anggota IZASI yang sebanyak 860 ribu ton sudah mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri untuk segmen konstruksi.

“Data BPS yang memperlihatkan lonjakan import dari Cina, dimana pada 2013 adalah sebesar 5 persen dan terus meningkat hingga 95 persen pada 2016,” paparnya, Jumat (6/10).

Sebagai asosiasi yang bergerak di industri baja lapis, IZASI berkomitmen penuh untuk memberikan kontribusi dalam memperkuat industri baja lapis di Indonesia. Peran pemerintah, regulator dan masyarakat untuk mendukung bisnis berkelanjutan sangat penting.

IZASI akan terus aktif melakukan edukasi kepada masyarakat pentingnya produk dengan standar yang benar, cara pemasangan yang baik, dan terlebih lagi bahwa produk lokal mampu memberikan kualitas terbaik. (ade)

You might also like

Comments are closed.