Saksi Lihat Lampu Masih Menyala ketika Api Berkobar di Pasar Johar

Dugaan penyebab kebakaran Pasar Johar karena korslting listrik masih menjadi polemik. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo
Dugaan penyebab kebakaran Pasar Johar karena korsleting listrik masih menjadi polemik. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo

SEMARANG – Dugaan kesengajaan terbakarnya Pasar Johar Semarang semakin kuat. Ada satu saksi kejadian yang melihat kebakaran secara langsung. Dia mengatakan, saat kebakaran terjadi, listrik di pasar masih menyala. Padahal, jika korsleting listrik seharusnya listrik seluruhnya sudah padam.

“Lampu masih menyala, padahal api sudah berkobar,” kata saksi yang enggan disebutkan identitasnya, Rabu (13/5).

Sementara itu, salah satu pedagang sepatu, Aziz mengatakan sempat mendengar ada beberapa kali suara ledakan dari belakang saat kebakaran. Informasi ledakan dari tabung gabus yang meledak, namun belum jelas kepastiannya.

Aziz mengaku, kerugian yang diderita dari tragedi ini mencapai Rp 300 juta. “Kami ingin Pasar Johar segera direhab, dan ada kebijaksanaan dari Pemerintah untuk segera menyediakan lokasi sementara,” katanya.

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) juga menemukan indikasi kesengajaan dalam peristiwa kebakaran pada Sabtu (9/5) tersebut. Hal tersebut diperkuat dengan temuan hasil tim investigasi independen yang berjumlah delapan orang dan keterangan dari saksi.

“Kami menilai dugaan penyebab kebakaran akibat korsleting listrik tidak masuk akal dan penuh kejanggalan. Ini ditunjukkan dengan munculnya beberapa titik api, terlebih pada saat kejadian juga terdengar suara ledakan,” kata Ketua Umum DPP IKAPPI Abdullah Mansuri. (ade)

You might also like

Comments are closed.