Samber Gelap, Aji cs Rampas Motor saat Sepi ‘Tarikan’

Aji Setyono, salah satu anggota komplotan debt collector yang diringkus polisi. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Aji Setyono, salah satu anggota komplotan debt collector yang diringkus polisi. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Komplotan debt collector yang diringkus Tim Resmob Polrestabes  Semarang ini bekerja secara terorganisasi. Dalam dua bulan terakhir, komplotan yang diotaki Aji Setyono tersebut nekat melakukan perampasan hanya jika tidak berhasil menemukan sepeda motor bermasalah.

Berbekal buku berisi daftar ratusan nomor polisi sepeda motor kredit macet dari berbagai leasing di Semarang, komplotannya beraksi dengan berpindah-pindah tempat dan mengandalkan penglihatan tajamnya.

“Kami debt collector eksternal, kalau berhasil mendapat sepeda motor bermasalah, kami bawa ke pihak leasing dan mendapat bayaran Rp 500 ribu sampai Rp 1,3 juta. Tapi kalau seharian kerja tapi sepi tarikan, kami rampas sepeda motor di jalan secara acak,” kata Aji yang sudah 2 tahun menjalani profesi tersebut , Kamis (14/5).

Menurut warga Pucang Anom Timur, Pucanggading, Demak itu, inisiatif merampas motor secara acak itu diotaki pelaku S yang hingga kini masih buron.

Teknisnya, saat beraksi mereka memilih motor yang dinaiki korban secara acak, kemudian memberhentikannya dengan alasan motor tersebut bermasalah dan harus dibawa ke leasing. Saat itulah mereka membawa lari motor korban.

“Kami berangkat jam 10 pagi, kalau sampai jam 4 sore sepi tarikan, baru kami cari sasaran,” imbuh Aji.

Selanjutnya, bersama komplotannya, motor-motor hasil rampasan ilegal tersebut kemudian di jual di wilayah Demak dengan harga Rp 2-3 juta untuk motor bebek, dan Rp 7 juta untuk motor besar.

Aji cs diringkus di Jalan Ki Mangunsarkoro pada Rabu (13/5). Saat ini, mereka masih menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Semarang. (yas)

You might also like

Comments are closed.