Sambut HUT RI, Pita Merah-Putih Jadi Penanda Koper Haji Semarang

METROSEMARANG.COM – Beragam cara dilakukan masyarakat untuk menyambut HUT Kemerdekaan ke-72 RI yang jatuh pada 17 Agustus nanti. Tak terkecuali bagi rombongan jemaah haji yang akan terbang ke Tanah Suci Mekkah.

Pernak-pernik unik sengaja dipasang di koper calon haji asal Semarang yang siap berangkat ke Mekkah. Foto: metrosemarang.com/dok

Rombongan jemaah haji untuk kloter 18 bahkan sengaja memasang pita merah-putih pada kopernya saat dikumpulkan di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang, di Kalipancur Manyaran, pada Minggu (30/7).

Tantowi Jauhari, Staf Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Semarang mengatakan pemasangan pita warna-warni sebagai penanda koper jemaah agar tak tertukar saat diberangkatkan ke Embarkasih Donohudan Boyolali.

“Kita sudah memberi aturan sendiri sebagai tanda khusus agar koper haji tidak tertukar. Jadi setiap rombongan ada ketentuannya dengan memasang warna kesukaannya. Bentuknya sesuai kreativitasnya sendiri, ada jemaah memasang pita merah putih, kuning, coklat maupun hijau. Itu tergantung kesepakatan antar rombongan jemaah haji,” ungkap Tantowi saat dihubungi metrosemarang.com.

Ia menambahkan beban koper jemaah tak boleh menebihi 32 kilogram. Sebab, hal tersebut akan mempengaruhi daya angkut pesawat Garuda Indonesia yang memberangkatkan jemaah menuju Arab Saudi.

Lebih lanjut, ia menerangkan proses pengumpulan koper selanjutnya akan dilakukan petugas pada 14 Agustus-16 Agustus nanti.

Ia memperkirakan jumlah koper yang dikumpulkan paling banyak pada tanggal 15 Agustus mengingat dalam waktu bersamaan jumlah jemaah yang berangkat melonjak tajam. “Karena terdapat kloter 71 yang membawa jemaah gabungan dari kabupaten sekitar Semarang,” jelasnya.

Ia bilang para petugas pengantar haji saat ini telah disiagakan untuk mendata koper-koper yang dikumpulkan di Aula Kemenag. Setiap jemaah dilarang memasukan benda berbahaya ke dalam koper.

“Aturan teknisnya mereka tidak boleh membawa barang berbahaya seperti benda tajam maupun bekal yang berlebihan,” bebernya.

Menurutnya pengiriman koper akan dilakukan selang sehari setelah dikumpulkan di aula. Begitu sampai di Embarkasih Haji Donohudan, petugas akan menyortir barang bawaan milik setiap jemaah.

“Nantinya akan diperiksa ulang oleh petugas Embarkasih Donohudan,” jelas Tantowi.

Sedangkan pantauan di Kantor Kemenag, sejumlah petugas telah merampungkan pendataan koper milik jemaah. Pengumpulan koper dilakukan sejak pukul 08.00 WIB-11.00 WIB. (far)

You might also like

Comments are closed.