Sambut Ramadan, Warga Dukuh Pucung Gelar Tradisi Bersih-bersih Sendang

METROSEMARANG.COM – Ratusan warga Dukuh Pucung Kelurahan Pudakpayung Kecamatan Banyumanik menggelar acara tradisi bersih-bersih sendang menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1438 H. Warga selalu menjaga sendang sebagai sumber mata air yang masih mengalir secara alami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tradisi bersih-bersih sendang di Dukuh Pucung. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Mereka melakukan bersih-bersih sendang dan pesta berburu ikan di Sendang Pucung yang berada di tengah kampung tersebut. Sedangkan ibu-ibu memasak ayam yang dipersiapkan untuk makan bersama warga setelah acara bersih-bersih sendang.

‘’Warga Dukuh Pucung masih menjaga sendang untuk kelestarian sumber mata air agar tetap terjaga dari kerusakan lingkungan,’’ kata Camat Banyumanik Kukuh Sudarmanto, Minggu (14/5).

Sumber mata air sendang tersebut masih mengalir secara alami. Airnya bersih melimpah ruah. Warga berusaha mempertahankan keberadaan sumber mata air sendang tersebut agar tidak terjadi kerusakan dan sumber mata airnya tidak hilang.

‘’Air sendang Pucung masih banyak dan bagus. Warga masih nguri-uri agar tetap terus terjaga untuk kelestarian sumber airnya dan untuk warisan anak cucu kelak,’’ tambah Kukuh.

Untuk menjaga sendang tetap terjaga dengan baik, maka di sekitar sendang ditanami pohon-pohon dan merawatnya dengan baik. Warga melakukannya secara rutin lewat sentuhan budaya khususnya menjelang Ramadan agar air sendang tetap bersih.

‘’Bersih-bersih sendang ini ditandai dengan memotong ayam jago. Lalu dimasak dan dipanggang dan dimakan bersama-sama. Kerukunan dan gotong royong serta kekeluargaan antara warga terlihat sangat lekat,’’ pungkasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.