Santri Ponpes Al Falah ‘Klenger’ Setelah Terjatuh ke Dalam Jurang Gunung Slamet

METROSEMARANG.COM – Nasib nahas dialami Makfud, seorang pemuda 17 tahun saat sedang mendaki puncak Gunung Slamet, pada Minggu (9/7) kemarin. Betapa tidak, saat sedang mendaki sekitar pukul 13.00 WIB, Makfud tiba-tiba terpeleset ke dalam jurang sedalam 30 meter yang ada di sekitar puncak gunung terluas di Pulau Jawa tersebut.

Foto: istimewa

Muhammad Soni Petugas BPBD Purbalingga menyebut pemuda tanggung itu awalnya naik dari jalur Bambangan bersama 28 temannya. Makfud diketahui merupakan santri Ponpes Al Falah yang tinggal di RT 05/RW II Desa Kreman Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal.

Tetapi saat hendak turun gunung, kaki Makfud terperosok kemudian tubuhnya terjun bebas ke dalam jurang sedalam 30 meter.

Mendapati laporan tersebut, regu Basarnas gabungan dengan pos Cilacap langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

“Satu tim Pos SAR Cilacap melakukan operasi penyelamatan di jurang Gunung Slamet yang dibantu enam anggota SAR Bambangan. Lokasinya di sekitar puncak. Saat proses penyelamatan berlangsung, cuaca Purbalingga tengah diguyur hujan dan berkabut,” kata Soni saat dikontak metrosemarang.com, Senin (10/7).

Kemudian pada malam harinya sekitar pukul 22.45 WIB, diberangkatkan pula 21 anggota Tim SAR gabungan. Mereka naik gunung sambil membawa perlengkapan Vertical Rescue dan sebuah tandu untuk mengevakuasi Makfud.

Proses penyelamatan yang sempat terkendala cuaca itu akhirnya membuahkan hasil saat regu penyelamat tambahan ikut naik pukul 03.00 WIB dini hari tadi.

Soni menyatakan korban ditemukan dalam kondisi selamat dan menderita luka-luka di sekujur tubuhnya. Korban lalu dibawa menuju Puskesmas Karangreja untuk mendapatkan perawatan darurat.

“Kondisinya saat ini sudah dirujuk ke RSUD Purbalingga,” tambahnya. (far)

You might also like

Comments are closed.