Satlantas Tolak Cabut Jalur Khusus di Depan Paragon

Penggunaan lajur di depan Mal Paragon dinilai menyalahi prosedur. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Penggunaan lajur di depan Mal Paragon dinilai menyalahi prosedur. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Pungky Bhuana Santosa mengklaim jalur alternatif masuk ke Mal Paragon mampu mengurai kemacetan lalu lintas di simpang tiga Jalan Pemuda menuju pusat perbelanjaan di Kota Lumpia tersebut.

Ia mengatakan sejak sebulan terakhir jalur alternatif di depan Paragon cukup berhasil untuk mengatasi kemacetan di Jalan Pemuda. Menurutnya, selama ini titik kemacetan di Paragon mengakibatkan kendaraan pribadi dari arah timur Jalan Pemuda sulit melintas menuju bundaran Tugu Muda. Kondisi tersebut, sering terjadi saat akhir pekan.

“Hingga saat ini tidak ada keluhan yang masuk kepada kami terkait hal itu, maka kami akan tetap mempertahankan pembuatan jalur alternatif di Paragon sampai Pemkot Semarang memperlebar badan jalan di lokasi tersebut,” tegasnya, saat dihubungi metrosemarang.com, Jumat (3/7).

Ia lantas menyampaikan, pembuatan jalur alternatif masuk ke Paragon sebenarnya mengadopsi konsep yang ada di Matahari Simpanglima, dimana Satlantas juga membuat jalur serupa untuk mengurai kemacetan dari Matahari menuju Jalan A Yani.

“Dan di situ terbukti berhasil. Makanya konsep serupa dibuat juga di Paragon,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, rekayasa lalu lintas di depan Mal Paragon menuai kontroversi. Kebijakan ini diklaim untuk mengantisipasi kemacetan yang biasa terjadi di lokasi tersebut, meski ada juga yang menilai sebagai privatisasi akses fasilitas umum.

Di depan Mal Paragon Jalan Pemuda Semarang terdapat susunan traffic cone dan rambu penunjuk arah yang menunjukkan arah ke kiri untuk masuk ke pusat perbelanjaan tersebut. Rekayasa jalan ini memakan sebagian jalanan umum yang seharusnya dapat dinikmati semua pengguna jalan. (far)

You might also like

Comments are closed.