Satpol PP Sita Miras dari Komplek Kantor Terpadu Pemkab Boyolali

Miras oplosan yang disita dari kompleks Pemkab Boyolali. Foto Metrojateng/MJ-07
Miras oplosan yang disita dari kompleks Pemkab Boyolali. Foto Metrojateng/MJ-07

BOYOLALI – Satpol PP Boyolali menyita sembilan botol minuman keras (Miras) oplosan. Miras itu disita dari sejumlah pemuda dan remaja yang nongkrong di kompleks perkantoran terpadu Pemkab Boyolali.

Kepala Satpol PP Boyolali, Muhammad Choirudin, mengatakan pihaknya rutin melakukan razia bersama dengan instansi terkait. Dalam operasi pekan lalu, pihaknya menyita sembilan botol Miras dari sejumlah remaja yang sedang nongkrong.

“Para remaja itu juga kami berikan sosialisasi dan imbauan agar tak mabuk-mabukan lagi,” kata Choirudin kepada wartawan Selasa (24/2).

Miras oplosan tersebut dikemas dalam botol bekas air mineral berbagai ukuran. Disita dari sejumlah remaja yang nongkrong di kompleks kantor terpadu Pemkab Boyolali. Antara lain di depan kantor Setda, depan kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dan kawasan Boulevard Soekarno.

Para remaja yang minum tersebut biasanya berada di tempat yang remang-remang. “Kita tahu, langsung kita ambil dan amankan. Razia terus kami lakukan,” jelasnya.

Mereka juga diminta membuat surat pernyataan tak mengulangi perbuatannya mabuk-mabukan lagi. Sampai saat ini sudah ada puluhan surat pernyataan yang didapat dari para remaja yang tertangkap mabuk-mabukan.

Menurut dia, remaja yang mabuk itu kebanyakan berasal dari luar daerah, seperti Salatiga dan Klaten. Dengan kantor Satpol PP pindah di kompleks perkantoran terpadu itu, pihaknya kini bisa lebih mengontrol kegiatan masyarakat disana.

Beberapa waktu lalu, Polsek Mojosongo juga berhasil menyita puluhan botol Miras dari kelompok pemuda dan remaja yang nongkrong di kompleks kantor terpadu. (MJ-07)

You might also like

Comments are closed.