Sayap Tumpul, PSIS pun Mandul

image
Ronald Fagundez belum mampu tampil maksimal usai dibekap cedera. PSIS pun takluk1-3 dari PSCS. Foto Metrosemarang

CILACAP – PSIS harus menunda kepastian tiket 8 besar, setelah tumbang 1-3 di kandang PSCS Cilacap, Selasa (16/9) malam. Tumpulnya sayap Mahesa Jenar, disebut sebagai biang kegagalan Fauzan Fajri dkk.

PSIS sebenarnya hanya butuh satu angka lagi untuk menyegel tempat di fase 8 besar. Meladeni Laskar Nusakambangan, pelatih Eko Riyadi dipusingkan dengan minimnya stok di lini belakang. Welly Siagian harus absen karena akumulasi kartu, sedangkan Taufik Hidayat mengikuti seleksi di TNI AD.

Alhasil, Fadli Mana yang posisi alaminya adalah gelandang sayap, terpaksa ditarik mundur mengisi pos Taufik untuk melengkapi kuartet pertahanan bersama Fauzan, Anam Sahrul dan Safrudin Tahar. Kondisi ini diperparah dengan belum pulihnya dua winger Ronald Fagundez dan Franky Mahendra.

Kehilangan sayap-sayapnya, cukup berpengaruh terhadap daya gedor Mahesa Jenar. “Absennya pemain-pemain di sektor sayap cukup berpengaruh terhadap penyerangan,” kata Eko Riyadi, seusai pertandingan.

Eks juru taktik Persitema ini pun terpaksa mengubah formasi, saat skema 4-2-3-1 tidak berkembang. Eko pun harus menggunakan formasi 3-5-2, yang sepanjang musim ini belum pernah dijajal di pertandingan resmi. Hasilnya juga tak terlalu maksimal.

Sementara, Direktur Teknik Setyo Agung Nugroho memuji penampilan PSCS. “PSCS tampil lebih bagus malam ini. Selamat buat PSCS,” ujarnya.

Hasil ini memang belum menutup peluang PSIS menuju 8 besar. Hingga matchday 4 babak 16 besar, skuad the Blues masih memimpin Grup J dengan koleksi sembilan angka. (*)

You might also like

Comments are closed.