SBY Perkenalkan Lagu Konservasi Lingkungan kepada Mahasiswa Unnes

METROSEMARANG.COM – Mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono menampilkan sebuah lagu bertemakan konservasi lingkungan di sela acara penyerahan penghargaan lingkungan hidup di kampus Unnes Gunungpati, Rabu (30/3). Lagu berjudul ‘Untuk Bumi Kita’ ini diciptakan sendiri oleh SBY saat ia menjabat sebagai Presiden Indonesia di tahun 2010 silam.

SBY bercerita lagu lingkungan ini diciptakan spontan tatkala ia bersama rombongan kementerian menghadiri konferensi perubahan iklim di Kota Oslo Norwegia yang berada di Laut Artik Eropa. Ia pun mengisahkan bagaimana dirinya saat itu terinspirasi membuat lagu bertema lingkungan di Oslo.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono saat menghadiri Dies Natalis ke-51 Universites Negeri Semarang, Rabu (30/3). Foto: demokrat.or.id/facebook SBYudhoyono
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono saat menghadiri Dies Natalis ke-51 Universites Negeri Semarang, Rabu (30/3). Foto: demokrat.or.id/facebook SBYudhoyono

“Saat itu, saya tengah menghadiri konferensi international dengan topik iklim dan hutan. Inspirasi datang sebelum ke tanah air dan saya buat di sana,” ujar sang jenderal di hadapan tamu undangan yang memadati Auditorium Unnes Gunungpati.

Ia lantas menerangkan bahwa lagu ‘Untuk Bumi Kita’ dibuat dalam dua versi yakni Bahasa Indonesia dan Inggris. Versi Bahasa Inggris dibuatnya karena para hadirin yang ada saat itu mayoritas berasal dari masyarakat Uni Eropa dan Amerika.

“Untuk yang Bahasa Inggris judulnya ‘Oslo’. Dan yang versi Indonesia dinyanyikan oleh penyanyi Jazz Sandy Sandoro. Kalau yang versi Inggris, dibawakan penyanyi asal California,” jelasnya.

Lagu ‘Untuk Bumi Kita’ ini pun dibawakan kembali dengan apik oleh grup vocal Erudita yang beranggotakan mahasiswa Unnes yang diiringi gending Jawa. “Silakan mahasiswa nanti nyanyikan lagu saya yang versi bahasa Inggris,” terangnya.

Sejumlah tokoh lingkungan datang dalam Dies Natalis di Unnes ke-51 ini. Selain itu tampak hadir Menristek Dikti M Nasir, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (far)

You might also like

Comments are closed.