Sedapnya Berbuka Puasa dengan Menyantap Bubur India

METROSEMARANG.COM – Tak banyak yang tahu bila Semarang sebenarnya menyimpan segudang menu lezat yang cocok disantap saat berbuka puasa. Dan bubur India adalah salah satunya.

Bubur India merupakan santapan berbuka puasa yang awalnya diperkenalkan oleh rombongan saudagar asal Koja di perbatasan Pakistan-India. Koja inilah yang akhirnya menginspirasi para saudagar untuk membangun perkampungan Muslim di tengah Kota Semarang, bernama Kampung Pekojan.

Bubur India, santapan berbuka puasa khas Kampung Pekojan Semarang. Foto: metrosdmarang.com/fariz fardianto
Bubur India, santapan berbuka puasa khas Kampung Pekojan Semarang. Foto: metrosdmarang.com/fariz fardianto

Ahmad Ali jadi juru masak bubur India dari generasi keempat saudagar Koja. Ia bilang resep bubur India didapatkan turun temurun dari sang buyut lewat kakek dan kedua orangtuanya.

“Saya generasi keempat yang jadi pembuat bubur lima tahun terakhir usai paman saya wafat,” ujar Ali, panggilannya kepada metrosemarang.com, Selasa sore (7/6).

Si juru masak ini mengatakan tak mudah bikin bubur India. Ia harus cermat mencampurkan bumbu-bumbu warisan moyangnya agar rasa yang muncul semakin sedap.

“Bumbunya jahe salam, daun pandan, bawang bombay dan yang bikin sedap karena dicampur kayu manis dan cengkeh. Ditambah 15 kilo tepung beras. Pokoknya ada delapan bumbu yang saya olah selama tiga jam mulai pukul 13.00-16.00 WIB sore,” akunya.

Yang memakan waktu lama, katanya, yaitu tatkala mengolah tepung beras hingga berubah menjadi bubur. “Nguleni (ngolah) di tungku sampai sejam lebih,” katanya.

Pembuatan bubur India ini memang terbilang unik. Sebab, Ali masih mempertahankan tungku kayu sebagai bahan bakar utamanya.

Tapi ia bilang pakai tungku kayu inilah yang membuat aroma bubur kian sedap. Baginya, ada semerbak aroma kayu bakar yang menyatu pada bumbu bubur sehingga menambah kelezatan bubur India saat disantap.

“Dan memang lebih enak pakai tungku kayu. Soalnya kayu tidak bau minyak dan tidak ada aroma kompor gas,” paparnya, seraya menambahkan jika pembagian bubur India tiap puasa dilakukan jelang berbuka.

“Ada 200 mangkuk yang kita bagikan sekarang. Yang mau buka di sini silakan, yang mau bawa pulang juga boleh,” terangnya sembari tersenyum lebar. (far)

You might also like

Comments are closed.