Segera Dibangun, Pasar Wonodri Mulai Dibongkar

METROSEMARANG.COM – Pembongkaran Pasar Wonodri akhirnya mulai dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang, Jumat (6/4). Nantinya pasar akan dibangun kembali menjadi 3 lantai dengan anggaran mencapai Rp 21,7 miliar.

Pedagang membongkar sendiri kiosnya di Pasar Wonodri karena akan dilakukan pembangunan, Jumat (6/4). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Sebelum pembongkaran dilakukan syukuran dengan makan bersama para pedagang dengan petugas Dinas Perdagangan. Dilanjutkan langsung pembongkaran kios-kios dan lapak oleh petugas dan para pedagang menggunakan peralatan yang telah disiapkan.

Sementara tempat berjualan para pedagang telah dipindah ke Jalan Wonodri Raya yang berada tepat di depan pasar. Pembongkaran kios dan lapak pun berjalan dengan lancar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, untuk pembangunan pasar sendiri saat ini sudah proses lelang. Diharapkan lelang pertengahan bulan Mei sudah ada pemenangnya sehingga akhir Mei sudah bisa dikerjakan.

‘’Kami targetkan dalam 5-6 bulan pekerjaan pembangunan pasar oleh kontraktor selesai,’’ ujarnya.

Pasar Wonodri nantinya akan dibangun menjadi 3 lantai dengan anggaran sebesar Rp 21,7 miliar. 2 lantai untuk menampung pedagang dan 1 lantai teratas untuk mushola dan kantor kepala pasar.

Dengan direlokasinya pedagang sementara di Jalan Wonodri Raya selama pembangunan, pihaknya pun meminta maaf kepada masyarakat karena aktivitasnya menjadi terganggu. Setelah pasar jadi semua pedagang yang jumlahnya tercatat 550 orang termasuk PKL, akan langsung dimasukkan ke dalam pasar yang baru.

Salah satu pedagang, Nuryanto (53), mengaku mendukung pembongkaran untuk penataan pasar tersebut. Harapannya jika nanti pasar semakin bagus maka pembeli juga akan semakin banyak.

‘’Dan pedagang yang selama ini di luar, juga harus ikut dimasukkan jika pasar sudah jadi. Karena dengan adanya pedagang di luar maka pasar di dalam jadi sepi pembeli,’’ kata pria yang sudah bekerja di pasar tersebut selama 25 tahun. (duh)

You might also like

Comments are closed.