Seks Bebas Mahasiswa Semarang, dari Kos-kosan hingga Toilet Umum

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG – Perilaku seks bebas yang terjadi di kalangan pelajar dan mahasiswa Semarang memang cukup memperihatinkan. Minimnya pengawasan orang tua  membuka peluang mereka  untuk terlibat dalam hubungan seks pranikah. Kos-kosan menjadii tempat ideal untuk saling bercumbu, selain kamar hotel atau fasilitas umum di pusat keramaian.

Seperti yang diungkapkan BD (23), salah seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta Semarang, yang gemar melakukan hubungan seks di luar nikah. Baginya,, seks sudah menjadi salah satu kebutuhan utama. Bahkan, dalam hitungan bulan, ia mengaku bisa melakukan hubungan seks hingga  sepuluh kali.

“Biasanya di kos pacar saya, tapi kalau pas punya uang ya kadang di hotel,” tutur warga  Semarang Barat tersebut kepada metrosemarang.com, Sabtu (6/12).

Yang cukup mencengangkan, BD seringkali mencari sensasi baru dengan menggunakan fasilitas umum untuk bercinta, seperti ruang ganti di mal atau toilet umum. “Kalau pas tidak tahan, di mana aja jadi. Yang penting memungkinkan,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan FES (23) warga Banyumanik. Menurutnya, kos adalah tempat terbaik untuk melakukan hubungan intim. Selain tidak ada yang mengganggu, kos juga salah satu tempat paling aman untuk berfantasi dalam bercinta.

“Tapi sekarang ini kos bebas jarang ditemui. “Saya biasanya juga pinjem kos temen di daerah Sampangan. Di sana bebas,” tuturnya polos. (yas)

 

 

You might also like

Comments are closed.