Selamat Datang Wallace Costa

Perkuat Pertahanan PSIS

Wallace akan mengisi slot pemain asing menggantikan bek asal Serbia Petar Planic yang tidak diperpanjang kontraknya dengan PSIS

Di Indonesia banyak striker bagus, tapi saya tidak peduli. Saya siap bertarung dengan siapa saja.

-Wallace Costa, Pemain PSIS-

 

MANAJEMEN PSIS memenangkan perburuan centre back asal Brasil, Wallace Costa. Mantan kapten Persela Lamongan itu diikat Mahesa Jenar dengan durasi kontrak satu tahun.

Wallace Costa merampungkan kepindahannya ke PSIS dan resmi diperkenalkan pada Selasa, 26 Februari 2019. Bek kelahiran 13 Agustus 1986 tersebut sebelumnya sudah menjalani tes medis di RS Roemani Semarang pada 23 Februari 2019.

wallace costa
Wallace Costa (tiga dari kanan) bersama CEO Yoyok Sukawi, GM Wahyoe ‘Liluk’ Winarto dan Manajer Tim Setyo Agung Nugroho. Mantan kapten Persela Lamongan resmi menjadi milik PSIS Semarang untuk semusim ke depan. (Foto: metrojateng.com/Tri Wuryono)

CEO PSIS Yoyok Sukawi menyebut sudah mengincar sang pemain sejak akhir musim kemarin. Menurutnya, Wallace Costa merupakan salah satu bek tangguh yang beredar di kompetisi kasta teratas Tanah Air.

“Wallace Costa kami rekrut untuk memperkuat pertahanan PSIS karena dia salah satu bek asing terbaik di Liga 1 musim lalu. Pelatih juga sudah setuju,” kata Yoyok di Sekretariat PSIS.

Wallace akan mengisi slot pemain asing menggantikan bek asal Serbia Petar Planic yang tidak diperpanjang kontraknya. Tak hanya tangguh mengawal pertahanan, pemain berpostur 1,86 meter itu juga cukup produktif. Total empat gol dibukukan Wallace, termasuk satu gol ke gawang PSIS.

Pemilik nama lengkap Wallace Costa Alves itu tampil 30 kali bersama Persela dan mengemas 2.700 menit. Dengan track record yang dimiliki, maka wajar jika dia menjadi buruan tim-tim papan atas Liga 1.

Pemain kelahiran Rio de Janeiro itu juga diincar Persija Jakarta untuk menggantikan Jaimerson yang hengkang ke Madura United. “Kami berharap Wallace bisa jadi leader di lini belakang PSIS yang banyak dihuni pemain muda,” Yoyok menambahkan.

 

Tetap Bernomor Punggung 4

Wallace Costa merupakan rekrutan kedelapan yang didatangkan Manajemen Mahesa Jenar. Ia membidik posisi lima besar di musim pertamanya bersama PSIS. Selain Wallace, PSIS sudah lebih dulu merekrut Ganjar Mukti, Soni Setiawan, Kelvin Woppi, Fauzan Jamal, Heru Setyawan, Arthur Bonai dan Septian David Maulana.

“Senang bisa berada di sini, tim dengan suporter yang luar biasa. Mudah-mudahan saya bisa bantu tim memenuhi target manajemen finish di delapan besar atau syukur-syukur bisa lima besar,” kata Wallace saat diperkenalkan di Sekretariat PSIS.

Infografik: Efendi

Pengalaman selama semusim bersama Persela sudah cukup untuk mengenal sepakbola Indonesia. “Di Indonesia banyak striker bagus, tapi saya tidak peduli. Saya siap bertarung dengan siapa saja,” bek 32 tahun itu menegaskan.

Pemain kelahiran Rio de Janeiro tersebut juga mengindikasikan masih tetap menggunakan nomor punggung 4, seperti yang dipakai saat membela Persela. Menurutnya, nomor itu merupakan simbol sosok bek tengah sejati.

“Kalau memang mungkin saya masih pakai nomor 4. Tidak ada yang istimewa. Nomor itu biasa dipakai seorang bek tengah dan saya suka,” tukasnya.

Selama dua musim terakhir nomor punggung 4 tak bertuan di PSIS. Fauzan Fajri sudah identik dengan nomor 13, sedangkan Rio Saputro memilih nomor punggung 17.

Kedatangan Wallace Costa diharapkan bisa menambal lubang di lini pertahanan Mahesa Jenar yang musim lalu kebobolan 42 gol. Wallace pun dinilai cukup mumpuni dan diyakini lebih baik daripada bek asing sebelumnya, Petar Planic. Dia membukukan 199 clearance selama di Persela, tertinggi di antara pemain lainnya.

“Sebenarnya ada banyak klub yang menginginkan Wallace. Tapi PSIS sudah lebih dulu melakukan pembicaraan sejak pertandingan terakhir di Surabaya,” kata Antonio Telles eks pemain PSIS yang mengageni Wallace Costa.

Setelah Wallace Costa beres, kini manajemen PSIS bakal berburu dua pemain asing lagi dan salah satunya untuk memenuhi kuota pemain Asia. Selasa malam, striker Brasil, Claudir Marini Junior dijadwalkan tiba di Semarang.

Usai tersingkir dari Piala Indonesia, PSIS kini sedang bersiap mengikuti turnamen pramusim, Piala Presiden yang bergulir mulai 2 Maret. Hari Nur Yulianto dkk bergabung di Grup C bersama PSM Makassar, Persipura dan Kalteng Putra. (*)

Reporter: Tri Wuryono
Editor: Eka Handriana
You might also like

Comments are closed.