Semarang Introducing Market Gairahkan Pasar Produk Lokal

METROSEMARANG.COM – Even Semarang Introducing Market 2016 berlangsung pada 20-22 Mei, mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha. Mereka berharap kegiatan serupa lebih seeing digelar di Kota Lumpia.

Ratusan stan pameran aneka produk lokal buatan tangan (hand craft) dipamerkan dalam even yang digelar berbarengan dengan Festival Banjir Kanal. Produk-produk tersebut kebanyakan merupakan usaha rumahan yang diproduksi dalam jumlah kecil.

Para pelaku usaha mengaku even tersebut dirasa mampu menggairahkan pemasaran produk unggulan lokal Semarang sehingga lebih dikenal oleh masyarakat. Even pameran yang dipadukan dengan kegiatan festival yang dibuka untuk umum secara gratis berdampak pada jumlah warga yang melihat aneka pameran produk lokal, ketimbang pameran di mal.

Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

“Secara penjualan memang tidak begitu berkontribusi, tapi secara market kegiatan ini sangat membantu untuk memperkenalkan produk kita agar lebih dikenal,” kata Yuli Ambarwati (56), marketing Arumsari Sulam Pita yang memproduksi aneka tas dan mukena.

Dalam menjalankan usaha, lanjut Yuli, Arumsari Sulam Pita hanya dibantu lima tenaga yang direkrut dari warga sekitar. Untuk harga ia mematok mulai Rp 35 ribu hingga harga ratusan ribu. “Dengan difasilitasi dinas, produk usaha lokal mulai dikenal masyarakat, ini harus sering dilakukan,” katanya.

Di stan lain, produk hand made dari penyandang disabilitas pun ikut meramaikan pameran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Aneka produk kreatif olahan tangan yang memanfaatkan bahan alam atau pun limbah plastik bekas tak kalah dengan produk unggulan lain.

“Kita menggunakan bahan eceng gondok untuk aneka kerajinan, limbah plastik bekas, atau yang masih bisa dimanfaatkan, semua kita bikin sendiri,” kata Bintoro (50) dari komunitas difabel semarang (Kondang). (din)

You might also like

Comments are closed.