Sempat Diputus, Air PDAM di Rusunawa Kaligawe Bisa Kembali Mengalir

METROSEMARANG.COM – Puluhan warga penghuni Rusunawa (Rumah Susun Sewa) Kaligawe Kecamatan Gayamsari mengadu kepada Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Balaikota, Senin (29/1).

Warga Rusunawa Kaligawe mengadu kepada Wali Kota Hendrar Prihadi karena aliran PDAM diputus. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Mereka mengeluhkan aliran air ke rusunawa telah diputus oleh PDAM Tirta Moedal Kota Semarang sejak Jumat (26/1) pagi lalu, lantaran menunggak pembayaran tagihan air mencapai Rp23 juta selama satu tahun lebih.

Salah satu warga Rusunawa Kaligawe, Maskun menjelaskan, warga merasa sebenarnya sudah membayar tagihan air secara rutin setiap bulan melalui pengurus paguyuban warga rusunawa yang mengkoordinir. Bukti-bukti pembayaran setiap warga masih memilikinya.

‘’Tiba-tiba aliran air diputus PDAM karena belum bayar sangat mengagetkan kami. Apalagi pengurus paguyuban mengakui memang menunggak sekitar Rp 23 juta. Tapi mengklaim tidak memakai sepersenpun uang itu dan tidak mau mengganti,’’ katanya.

Warga sangat dirugikan dengan pemutusan aliran air itu karena tidak bisa melakukan aktifitas yang membutuhkan air bersih. Sementara warga yang sudah membayar juga tidak mau jika harus ditarik lagi untuk melunasi tunggakan Rp23 juta.

‘’Dari UPDT Rusunawa sudah tidak bisa menyelesaikan. Sementara uang yang dikumpulkan warga untuk bayar bulan November 2017 sampai Januari 2018 tidak diterima oleh PDAM karena mintanya sekalian dibayar yang tunggakannya. Makanya kami mengadu ke wali kota,’’ katanya.

Warga mengharapkan wali kota dapat menyelesaikan persoalan ini. Karena ada sebanyak 96 kepala keluarga yang terdampak dengan pemutusan aliran air di Rusunawa Kaligawe.

‘’Pengurus paguyuban sudah mengundurkan diri meski tidak kami terima, tanpa mempertanggungjawabkan administrasi yang harusnya mereka lakukan,’’ tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang menemui warga secara langsung menyebutkan, satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk membuat air kembali mengalir di rusunawa adalah menyelesaikan tunggakan tagihan kepada PDAM. Sebab sebagai pelanggan PDAM warga wajib memenuhi kewajibannya sesuai aturan.

‘’Apabila keluhannya sudah bayar namun air PDAM tidak mengalir itu menjadi PR Dirut PDAM yang mesti diingatkan, namun kalau yang dibutuhkan warga air bersih, kami menjamin akan membantu dengan cara melakukan dropping air bersih melalui truk tangki,’’ katanya.

Namun demikian, setelah mendengarkan kronologi pemutusan aliran air tersebut, Wali Kota yang karib disapa Hendi bersedia untuk melunasi seluruh tunggakan tagihan air PDAM warga tersebut. Sehingga dia menjanjikan air bersih akan segera kembali mengalir ke rusunawa.

Selain itu, ia meminta agar warga juga tidak mengulangi lagi menunggak pembayaran tagihan air ke PDAM. Serta menjaga saluran atau jaringan aliran air PDAM. (duh)

You might also like

Comments are closed.