Sempat Mangkrak, Pasar Klithikan Diyakini Rampung Tahun Ini

METROSEMARANG.COM – Pihak ketiga yang mengerjakan proyek pembangunan Pasar Klithikan di Penggaron diperingatkan agar dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Bahkan diminta supaya dapat menambah tenaga kerja untuk mengejar target penyelesaian pembangunan.

Sempat Mangkrak, Pasar Klithikan Diyakini Rampung Tahun Ini
Pasar Klithikan diyakini bisa rampung sesuai target di akhir 2017. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto karena pengerjaan Pasar Klitikan Penggaron dinilai molor dari progres yang ditetapkan hingga minggu pertama bulan Agustus.

Sejak dikerjakan pada 13 Juni 2017 sampai saat ini progres capaian kinerja pihak ketiga hanya mampu mencapai 8 persen dari yang seharusnya 10 persen. ‘’Kami akui pekerjaan Pasar Klithikan sampai saat ini tidak menujukan progress yang signifikan bahkan cenderung molor dari jadwal,’’ katanya, Kamis (10/8).

Pasar Klithikan yang terletak di kawasan Terminal Penggaron saat ini mulai dikerjakan lagi setelah sebelumnya mangkrak satu tahun. Pasar yang sudah tiga kali putus kontrak itu saat ini kembali dikerjakan dengan anggaran senilai sekitar Rp 14 miliar.

‘’Saat ini pelaksanaan pekerjaan Pasar Klithikan sedang dikebut dengan target selesai awal bulan Desember,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Kontraktor pelaksana dari PT Pro Tehnika Tejo Suprobo ketika ditemui di Pasar Klithikan menyebutkan, keterlambatan progress pembangunan Pasar Klithikan lantaran adanya uji kerangka beton.

‘’Uji kerangka beton yang dilakukan di Undip ini harus mengantre, sehingga jadwal pengecoran molor sampai saat ini,’’ jelasnya.

Dia mengaku tetap optimistis akan dapat mengejar ketertinggalan progres pembangunan sebesar 2 persen karena saat ini upaya percepatan pekerjaan sedang terus dilakukan. ‘’Ada 3 blok yang dibangun di Pasar Klithikan, yakni Blok 1 dan 3 dengan kondisi setengah sempurna, dan blok 2 yang sudah mendekati sempurna,’’ pungkasnya (duh)

You might also like

Comments are closed.