Seniman Barongsai Panen Rezeki Menjelang Tahun Monyet Api

Salah satu atraksi Liong di halaman Astra Motor Center Semarang, belum lama ini. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Salah satu atraksi Liong di halaman Astra Motor Center Semarang, belum lama ini. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

METROSEMARANG.COM – Perayaan Imlek tahun ini bukan saja memberi berkah kepada pedagang pernak-pernik khas Imlek. Para seniman Barongsai juga merasakan rezeki nomplok berupa permintaan untuk mengisi acara-acara untuk menyambut Tahun Monyet Api.

Salah satunya Grup Barongsai Elang Terbang dari Timur yang beralamat di Jalan Seteran Tengah Gang 1 No 11 Semarang. Mereka kebanjiran order untuk mengisi acara di sejumlah tempat. Setidaknya sudah ada delapan undangan yang resmi diterima grup ini.

Pelatih Barongsai Elang Terbang dari Timur Sutikno (52) mengungkapkan, tingginya permintaan saat perayaan Imlek, menjadi momentum untuk menambah pundi-pundi uang. Mereka pun berani menaikkan tarif, khusus di hari besar warga Tionghoa ini.

“Kalau hari biasa ya hanya Rp 2 juta untuk sekali mengisi acara. Kalau mau Imlek seperti ini kita naikkan menjadi Rp 3 juta,” kata Sutikno saat ditemui di sela-sela atraksi Barongsai di Jalan Gajahmada Semarang, akhir pekan kemarin.

Dia mengaku awal mula merintis kesenian khas warga Tionghoa tersebut sejak tahun 2001. Dalam setiap pementasan, Sutikno biasa mengerahkan 15 personel. Mereka akan membawakan beberapa atraksi, seperti tarian ular naga atau Liong dan Barongsai, dengan iringin alat musik.

“Kalau kita sudah ada nama, jadi lumayan sudah dikenal masyarakat. Tentu saja ini berkah tersendiri bagi kami sebagai seniman Barongsai,” tutupnya. (CR-08)

 

 

 

You might also like

Comments are closed.