Sensasi Dondurma, Es Krim Turki Penuh Atraksi dan Lumer di Mulut

TING… Ting… “Ayo ambil, ayo ambil,” teriak seorang pria saat berada di tenda es krimnya di pelataran Mal Sri Ratu, Jalan Pemuda Semarang.

Es krim Dondurma ala Turki bisa ditemui di Mal Sri Ratu. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Dengan mengaitkan cup es krimnya pada sebuah tongkat, Thuran Math, nama pria tersebut tampak asyik menggoda para pembeli yang mampir ke tenda es krimnya. Berulang kali ia membolak-balikan es krimnya yang membuat penasaran para pembeli.

Gayanya yang unik tersebut demi menarik minat para pembeli. “Ini showmanship es krim. Namanya es krim Dondurma asli Turki yang mampu menarik minat pembeli,” kata Thuran saat ditemui metrosemarang.com di tendanya, pada Selasa (5/12).

Dan benar saja. Keberadaan Thuran dengan atraksi es krimnya yang super unik mampu menyedot ratusan pembeli.

“Malahan banyak yang ngantre untuk membeli es krim Dondurma. Sehari bisa menjual 200 lebih cup es krim,” katanya sembari tersenyum lebar.

Sepotong es krim Dondurma ia jual Rp 25 ribu. Ia mengaku sempat memperkenalkan es krim Turki ni saat berpartisipasi di gelaran Festival Makanan Pedas yang diinsiasi Komunitas Kuliner Semarang.

Menurutnya es krim Dondurma sangat kaya rasa. Setidaknya ada tiga varian rasa. Pembeli bisa leluasa memilih rasa stroberi, cokelat dan pisang.

Tetapi diluar itu masih terdapat 20 varian lainnya yang bisa menggoyang lidah para penikmat es krim. “Selain itu ada pula mayones, mangga dan masih banyak lagi,” cetusnya.

Ia menyebut apa yang ia lakukan merupakan tradisi yang tak lekang dimakan zaman. Di tanah kelahirannya, es krim Dondurma tetap jadi primadona masyakarat setempat kala memasuki musim panas.

“Kalau di Turki musim panas minum ini sangat segar,” ungkapnya.

Ia yang berasal dari negara berjuluk Dua Benua itu mengatakan baru tinggal beberapa tahun di Indonesia. Kecamatan Mranggen di Demak jadi pilihan tempat tinggalnya setelah dirinya mempersunting perempuan lokal.

“Istrinya orang Demak dan dia di sini jualan es krim Turki,” sahut Firdaus Adinegoro, Koordinator Komunitas Kuliner Semarang saat menjelaskan asal-usul si penjual es krim tersebut.

Dondurma memiliki tekstur yang unik. Metrosemarang.com yang mencicipinya merasakan kelembutan namun padat dan legit pada es krimnya. Cara makannya tidak cukup hanya dengan dijilat, tapi perlu digigit.

Firdaus mengatakan jika Dondurma memang disajikan dengan memutar-mutar cup es krim untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa teksturnya sangat padat.

Dengan tekstur es krimnya yang kuat dan elastis, sang penjual dapat beratraksi menggantungkan gumpalan es krim seberat 8-10 kilogram dalam posisi terbalik, tanpa jatuh, selama lima detik.

“Maksud dia dengan membolak-balikan es krimnya itu untuk menunjukan kalau teksturnya sangat padat dan tidak gampang jatuh,” ujar Firdaus. (fariz fardianto)

You might also like

Comments are closed.