Sensasi Pedas Ceker Judes Khas Djuragan Wedhok

METROSEMARANG.COM – Geliat bisnis kuliner di Semarang menunjukkan peningkatan tajam. Terbukti dari maraknya kafe hingga restoran khas bintang lima. Namun pesona angkringan yang merakyat nampaknya tak pernah pudar.

Di tengah persaingan bisnis kuliner ini, angkringan WR. Djuragan Wedhok yang terletak di jalan Beringin Raya No. 4 Ngaliyan Semarang hadir menawarkan sensasi pedas dari Ceker Judesnya.

Salah seorang pengunjung sedang menikmati Ceker Judes khas WR Juragan Wedhok. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Salah seorang pengunjung sedang menikmati Ceker Judes khas WR Djuragan Wedhok. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Adalah Imania Dewi Tyas Sari, Manajer WR. Djuragan Wedhok yang terinspirasi dari usaha turun temurun keluarga, hingga akhirnya memutuskan membuka tempat makan yang mengambil konsep angkringan klasik dengan desain bangunan dari kayu dan batu bata. Meja dan kursi kayu menambah kesan asri. Pelanggan pun dapat merasakan semilir angin dari desain dinding yang terbuka.

Di tengah kesibukannya sebagai Service Ambasador di sebuah bank, Imania concern membesarkan WR. Djuragan Wedhok. Nama Djuragan Wedhok sendiri dipilih karena semua staff dari angkringan ini adalah perempuan yang bekerja dengan harapan bisa membesarkan usaha seperti seorang juragan.

Dengan konsep angkringan, WR. Djuragan Wedhok menawarkan menu andalan Ceker Judes dengan harga Rp 10.000 saja. Pelanggan bisa menikmati sensasi pedas yang menggigit bibir. Namun, tak perlu khawatir meski pedas tapi takkan membuat sakit perut. “Kami menggunakan saus berkualitas jadi bukan saus abal-abal,” terang Imania kepada metrosemarang.com baru-baru ini.

Tampilan Ceker Judes khas WR Juragan Wedhok yang menggugah selera. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Tampilan Ceker Judes khas WR Djuragan Wedhok yang menggugah selera. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Tampilan Ceker Judes ini tak seperti namanya yang judes. Kuliner ini justru tampil cantik dengan warna merah menggoda dihias taburan bawang goreng crispi yang gurih. Setelah dicuci bersih ceker dimasak dengan metode presto hingga empuk sampai ke tulang. Baru kemudian dimasak dengan bumbu khas WR. Djuragan Wedhok.

Begitu merasakan gigitan pertama, sensasi pedas yang nendang akan menggoyang lidah. Empuknya ceker akan membuat enggan untuk berhenti mengunyah. “Bumbu yang kami gunakan sudah turun temurun dan ada resep rahasia, jadi rasanya lebih nendang,” papar Dina, peracik Ceker Judes dengan ramah.

Angkringan yang buka setiap hari mulai pukul 11.00 sampai 23.00, juga menyediakan free WiFi yang akan membuat pelanggan betah berlama-lama sambil menyantap menu lain yang disediakan. Pelanggan juga bisa menikmati penampilan life akustik pada hari-hari tertentu.

Memang selain Ceker Judes, Djuragan Wedhok juga menyediakan aneka olahan seafood dengan harga yang terjangkau mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 25.000. Dengan harga yang takkan menguras kantong pelanggan bisa menikmati menu Grill Seafood yang bisa dibanderol dengan harga puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Tentu saja Djuragan Wedhok tak melupakan menu khas dari angkringan yaitu gorengan dan nasi bungkus, juga minuman sehat seperti wedang uwuh khas Imogiri. (yulikha elvitri)

You might also like

Comments are closed.