Sepanjang 2017, 46 Pegawai Trans Semarang Dipecat

METROSEMARANG.COM – Sikap tegas dilakukan Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang untuk upaya memperbaiki layanan transportasi yang nyaman dan aman kepada masyarakat. Sejauh ini sudah ada 46 pegawai yang dipecat karena tidak bekerja sesuai Standar Operasional Pelayanan (SOP).

Kecelakaan BRT di Papandayan. Sebanyak 46 pegawai Trans Semarang dipecat sepanjang 2017. Foto: metrosemarang.com/dok

‘’Dalam periode Januari hingga Agustus 2017 ini, setidaknya terdapat 46 pegawai yang telah kami copot dari tugasnya,’’ kata Plt Kepala BLU Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan, Minggu (3/9).

Ade Bhakti mengatakan, evaluasi pelayanan Trans Semarang terus dilakukan manajemen BLU Trans Semarang. Terutama terhadap keluhan-keluhan dari masyarakat pengguna layanan yang kecewa dengan perilaku para petugasnya.

‘’Apabila terjadi pelanggaran SOP kami tidak segan-segan untuk merekomendasikan pemecatan. Bahkan sekalipun itu supir yang menjadi kewenangan dari operator di setiap koridor, termasuk juga kepada petugas ticket yang menjadi kewenangan BLU,’’ terangnya.

Seperti contohnya, kata Ade Bhakti, salah satu supir Trans Semarang koridor satu yang telah dipecat karena dianggap teledor menyebabkan kecelakaan di Jalan Brigjen Katamso, beberapa hari yang lalu.

‘’Tidak serta merta kami langsung blacklist, tapi pasti kita lakukan evaluasi dulu. Dan yang sudah dipecat tidak mungkin kami terima lagi (sebagai pegawai),’’ tegasnya.

Ditambahkan, jika dibanding tahun 2016, saat ini keluhan masyarakat yang masuk ke BLU Trans Semarang sudah menurun drastis. Dari periode Januari hingga Agustus 2017 cuma ada 80 aduan, sedangkan selama tahun 2016 lalu mencapai 200 lebih aduan yang masuk. (duh)

You might also like

Comments are closed.