Separuh Pedagang Pasar Rejomulyo Bersedia Pindah

METROSEMARANG – Meskipun para pedagang Pasar Rejomulyo atau Pasar Kobong masih ngotot menolak untuk pindah ke bangunan Pasar Rejomulyo yang Baru, namun ternyata tidak semuanya pedagang bersikap demikian. Dalam waktu dekat ternyata sebagian pedagang sudah ada yang bersedia untuk bergeser atau pindah ke Pasar Rejomulyo Baru.

pasar kobong
Pasar Rejomulya lama yang akan segera dibongkar. (foto: metrosemarang.com/Masrukhin Abduh)

Bahkan jumlahnya tidak sedikit, karena jumlahnya mencapai separo dari pedagang ikan basah yang berada di Pasar Kobong. Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, jumlahnya separo dari total 66 pedagang ikan basah yang sudah menyatakan bersedia untuk pindah pada 30 April mendatang ke Pasar Rejomulyo Baru

‘’Mereka sudah kami surati, kami beri batas waktu sampai 2 Mei. Kemarin sudah kami undang dan mereka menyatakan siap bergeser pada tanggal 30 April,’’ ungkapnya, Kamis (26/4).

Baca Juga: Pedagang Ikan Pasar Rejomulyo Ancam Pindah ke Demak

Fajar mengingatkan, agar saat mereka akan pindah ke Pasar Rejomulyo Baru nanti pedagang lainnya yang menolak pindah jangan menghalang-halangi. Pedagang yang masih menggebu-gebu menentang penataan pasar oleh pemerintah tidak boleh mengganggu.

‘’Saat mereka bergerak pindah, tolong yang saat ini menggebu-gebu menentang pemerintah jangan mengganggu mereka. Karena kalau mengganggu mereka nanti urusannya lain,’’ tegas Fajar.

Baca Juga: Pasar Rejomulyo Lama akan Dibongkar 3 Mei

Dia kembali menegaskan, pedagang yang masih menolak pindah dan mengancam pindah berjualan di Pasar Ikan Sayung, Demak, dipersilahkan. Mereka tidak akan menjadi beban pemerintah jika pun nantinya benar-benar tidak mau lagi berjualan di Pasar Rejomulyo.

‘’Jadi kalau mereka mau pindah ke Sayung monggo tidak ada masalah, wong Pak Wali dan kami pun tidak ada beban. Yang penting itu (Pasar Kobong) milik pemerntah, mau dibangun, ya tolonglah, pemerntah mau memajukan daerah, jangan diganggu, itu saja,’’ tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.