‘Sepoorheroes’, Gerakan Cinta Museum ala Anak Muda Semarang

Pre-event 'Sepoor Heroes' di Kampus Fisip Undip, Selasa (12/5). Foto: metrosemarang.com/dok
Pre-event ‘Sepoorheroes’ di Kampus Fisip Undip, Selasa (12/5). Foto: metrosemarang.com/dok

SEMARANG – Dalam rangka peringatan Hari Museum Internasional yang jatuh pada 18 Mei nanti, mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi Undip, akan  mengadakan acara peringatan di Museum Kereta api Ambarawa. Gelar peringatan hari museum se-dunia ini bakal dilaksanakan pada 31 Mei mendatang.

Museum kereta api Ambarawa merupakan stasiun peninggalan Belanda yang dulunya bernama stasiun Willem I. Di museum ini tersimpan kereta legenda yang pernah berjaya pada masanya, hanya ada tiga di dunia yakni India, Austria dan Indonesia yang masih memiliki kereta uap bergigi yang masih beroperasi.

Communication Director,  Hilda Maisyarah mengatakan, tema “Sepoorheroes” dalam kegiatan ini dianalogikan bahwa dengan semangat muda akan “menyelamatkan” nilai-nilai sejarah terutama sejarah perkeretaapian yang tidak bisa dipisahkan dalam perjalanan hidup bangsa Indonesia.

“Kata “sepoor” digunakan terkait dengan penggunaan bahasa dalam menyebut kereta api. Rangkaian sepur yang panjang dan erat, dirasa selaras dengan maksud Sepoorheroes yang akan menjadi perekat khalayak untuk dapat berkumpul dalam acara ini,” katanya.

Hilda menambahkan, dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat akan lebih mencintai peninggalan sejarah, terutama bagi kalangan muda. “Kami berharap temen-temen yang masih muda bisa dateng, buat lebih mengenal dan mencintai  museum yang sangat potensional banget yang dimiliki Indonesia terutama Jawa Tengah,” tandasnya.

Gelar acara ini akan  menyuguhkan Festival kuliner khas daerah Ambarawa , Lomba Fotografi dan Gelar Budaya yang akan menampilkan seniman-seniman daerah Ambarawa dan sekitarnya.  Untuk menambah gaung kegiatan ini, beberapa pre-event sudah dilakukan di beberapa tempat seperti Simpang Lima Semarang (10 Mei), kampus Fisip Undip (12 Mei), dan car free day di lapangan Kodam Ambarawa (17 Mei).

“Kami juga akan menggelar pre-event di Balai Kota Semarang, Minggu (24/5) besok,” pungkas Hilda. (*)

You might also like

Comments are closed.