Serapan Anggaran Pemkot di Bawah 50 Persen, Hendi Bilang Masih Wajar

METROSEMARANG.COM – Serapan anggaran Pemerintah Kota Semarang menjadi sorotan DPRD Kota Semarang. Sebab hingga pertengahan bulan Agustus tahun 2017 ini serapannya dinilai masih di bawah 50%.

Wali Kota Hendi memberikan sambuat saat membuka Musrenbang Perubahan RPJMD Kota Semarang Tahun 2016-2021. Hingga Agustus 2017 serapan anggaran Pemkot masih di  bawah 50 persen. Foto: metrosemarang.com/dok

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, bahwa hingga saat ini serapan anggaran Pemkot Semarang masih di bawah 50%. Padahal APBD tahun 2017 telah digedok di akhir tahun 2016.

Namun kenyatannya, di beberapa program infrastruktur justru pelelangannya molor dari yang diharapkan awal tahun. ”Kita sudah ingatkan proses lelang agar disiapkan Desember tahun sebelumnya, sehingga Januari pekerjaan sudah bisa dilaksanakan,” katanya, Kamis (17/8).

Hal ini harus menjadi perhatian Pemkot Semarang. Sebab jika serapannya minim dikhawatirkan akan membuat sisa lebih penggunaan anggaran atau silpa besar. Dan program-program yang dicanangkan tidak jalan.

Dari hasil reses belum lama ini, dia mencontohkan dirinya banyak mendapat laporan masyarakat hasil musrenbang di tahun 2016 tak kunjung dilaksanakan pemkot. Seperti di Kelurahan Panggung Lor rencana pekerjaan infrastruktur fasum fasosnya sebesar Rp 17 miliar tak kunjung dilaksanakan.

”Seharusnya mulai tahun 2017 ini sudah mendapatkan bantuan anggaran sebesar Rp 17 miliar, untuk infrastruktur seluruh Kelurahan Panggung Lor,” katanya

Pihaknya mendesak, agar pemkot secepatnya merealisasikan pekerjaan mumpung sekarang ertengahan tahun. ”Dari ratusan pekerjaan, informasi baru 75 yang dilelangkan. Belum lagi pekerjaan penunjukan langsung yang dinilai di bawah Rp 200 juta,” tegasnya.

Menyikapi sorotan dewan ini, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan serapan anggaran Pemkot Semarang masih dalam taraf wajar. Bahkan menurutnya, lebih baik dibanding tahun sebelumnya dimana proses pelelangan baru dimulai di bulan April.

”Kami tetap optimis semua program yang direncanakan dapat berjalan lancar dan sesuai target. Kami akan terus lakukan evaluasi terhadap semua proogram, khususnya proyek infrastruktur,” tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.